Perayaan Anggun 10 Tahun Desainer Kursien Karzai

Budaya Indonesia sangat dominan mewarnai desain gaun-gaun desainer Kursien Karzai yang matang di perjalanan 10 tahunnya

Perayaan Anggun 10 Tahun Desainer Kursien Karzai

10 tahun berkarya di dunia fashion bukanlah waktu yang singkat, bahkan cukup untuk dianggap berpengalaman dalam bidang desain. Desainer Kursien Karzai telah banyak menorehkan karya selama 10 tahun ini, produktif menghasilkan koleksi dan mengisi ruang-ruang fashion show dengan karakter yang telah dikenal para pencinta fashion; pilihan gaun yang elegan dan berpotongan klasik hingga tegas bagi pengguna busana muslim.

Gaun rancangan Kursien Karzai mendapat tempat bagi para muslimah dan perempuan yang ingin tampil anggun bergaun, dan tetap menunjukkan kesan powerful dalam setiap pemilihan material, potongan, detail maupun warna. 

Menjalani bisnis fashion selama 10 tahun tentu banyak pula tantangan yang harus dihadapi dalam industri ini, setiap perubahan yang begitu cepat menuntut tidak hanya kreativitas para desainer, namun juga strategi, pilihan peluang, inovasi dan lain sebagainya. Desainer dan pemilik usaha fashion yang menginginkan keberlangsungan usahanya, harus mampu membuat keputusan-keputusan menyesuaikan diri dengan pasar yang mereka hadapi.


Begitu pula brand Kursien Karzai yang harus terus menunjukkan hal-hal baru untuk masyarakat dan 'market'nya. Satu tahun terakhir Kursien Karzai memilih untuk bereksplorasi lebih dengan karakter desainnya, menggali inspirasi budaya Indonesia dengan lebih luas dan hasilnya adalah rangkaian koleksi yang dipamerkan dalam gelaran peragaan tunggalnya kali ini, Eredita

Unsur-unsur Indonesia yang diramu dalam koleksi ini mulai dari masa-masa kerajaan yang begitu kaya ragam hias, hingga jejak-jejak kebudayaan dan warisan yang terus dilestarikan hingga saat ini menjadi wastra nusantara. Aplikasi motif tenun dari Indonesia timur dan motif batik Truntum, kawung dalam teknik embroidery di atas kain organza dan teknik printing di atas kain satin menjadi sajian yang bisa kita lihat di sederet koleksi indah ini. 

Kita bisa melihat siluet structured dan garis pinggang tinggi yang biasanya ada pada koleksi Kursien Karzai, kini absen, diganti dengan siluet loose dan serba tumpuk ringan yang cenderung lebih digemari penyuka fashion saat ini. Material ringan seperti organza, tulle yang diolah dengan bordir serta pleats menjadi primadona, dipadu dengan satin yang lembut dan dingin bermotif batik. 


Koleksi Eradita terdiri atas 2 sequence , yang pertama adalah koleksi busana modest berupa dress, abaya, blouse, blazer dengan teknik print motif tenun sumba dan batik truntum . Dengan pemilihan warna alam yang cenderung gelap. Hitam, cokelat, denim blue, lime green. Sequence ke 2 dan ke 3 adalah busana modest dengan teknik bordir dan memadukan pleats terdiri dari dress, abaya, outer dengan look yang lebih feminin. 

Pemilihan warna lembut seperti sage, off white lilac, turqoise, menjadi prioritas di koleksi ini, selain warna hitam dan navy yang pasti ada sebagai pilihan netral dan tegas.

10 tahun berkarya menjadi proses pematangan koleksi dan menjadi langkah nyata dedikasi Kursien Karzai di industri fashion tanah air, dengan menjadikan budaya sebagai identitas bangsa dalam setiap koleksinya. 

See also:
-- Kolaborasi Ramadan; Aleza & 3 Desainer Indonesia -- JFW 2017; 4 Brand, 4 Applique Detailing in 'Fervent' -- ISEF 2020 Menghimpun Kekuatan Ekonomi Syariah dalam Platform Virtual -- Permainan Kotak, Silang dan Persimpangan Lisa Fitria --

Tags

please login to comment.

RELATED ARTICLES

Romansa Italia di Koleksi Lebaran Mandja & Khalif Ivan Gunawan

Romansa Italia di Koleksi Lebaran Mandja & Khalif Ivan Gunawan

READ MORE
Aleza Merayakan Perjalanan Cantik Melalui "Elysian"

Aleza Merayakan Perjalanan Cantik Melalui "Elysian"

Koleksi Elysian menandai banyak hal; perjalanan 5 tahun Aleza, sekaligus pernyataan brand ini untuk kecantikan yang semakin inklusif

READ MORE