Identitas Batik Liza Supriyadi

Identitas Batik Liza Supriyadi

Kebudayaan Indonesia tak akan habis untuk terus dieksplorasi menjadi inspirasi dalam fashion, sebuah 'pesan' yang bisa diambil dari pergelaran Indonesia Fashion Week 2018 yang baru saja berlalu. Salah satu identitas budaya Indonesia adalah batik, yang bukan hanya sebagai warisan kebudayaan Indonesia, tetapi juga telah menjadi sarana penghidupan bagi banyak masyarakat di Indonesia.

Batik pula yang menjadi pusaran karya dari seorang desainer asal Semarang, Liza Supriyadi. Liza untuk pertama kalinya tampil dalam panggung utama Indonesia Fashion Week, pada peragaan busana 'Peaceful Dream', pada hari keempat IFW 2018, Sabtu (31/3). Liza menampilkan koleksi terbarunya dengan judul 'Sabda Alam', yang sangat kuat mengambil inspirasi dari alam, menyiratkan pesan kepedulian terhadap kerusakan alam, pemanasan global, dan mengajak untuk lebih peduli pada kelestarian alam. 


Liza yang tergabung dalam Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia cabang Yogyakarta ini sejak awal memang memilih kain batik dalam berkreasi merancang busana muslim. Kini, Liza juga terlibat sejak dalam pembuatan motif batik, berkolaborasi dengan perajin batik Yogyakarta. Liza kini mengembangkan motif-motif tertentu yang bisa menjadi identitas brand 'Liza Supriyadi', seperti motif daun yang kontras, yang sudah diaplikasikannya pada beberapa busana dalam koleksinya.

Teknik batik yang ia gunakan pun beragam, dari batik cap, tulis hingga batik hand painting. Liza ingin batiknya tampil ekspresif, dengan variasi motif yang sangat luas, dan perpaduan warna yang berani, karena teknik batik memang menjadikan selembar kain menjadi hidup, dan ekspresinya pun tak terbatas. Selain koleksi premium yang ditampilkannya dalam fashion show, ia banyak membuat busana batik ready-to-wear, seperti tunik, blazer, dan outerwear kekinian seperti bomber jacket

Liza mengggunakan materi bahan sutera ATBM dan sifon. Warna dasar hitam dipilihnya agar warna dedaunan yang didominasi hijau dan oranye, terlihat kuat. Di tangannya, baju muslim tampil glamor dengan motif batik dipadu tenun yang kaya warna, seperti hitam, merah, hijau juga ungu.


  

  


See also:
-- ELEMWE Konsisten Promosikan Batik Betawi -- JFW 2017; 4 Brand, 4 Applique Detailing in 'Fervent' -- Breakthrough Collection That Got Us Thinking; The Writer's Song by Jenahara Black Label -- Sinar & Pijar Dalam Koleksi 4 Desainer; Barli, Khanaan, Kami, dan Diniira --

Tags

please login to comment.

RELATED ARTICLES

The Force is With Danjyo Hiyoji x Lucky Trend!

The Force is With Danjyo Hiyoji x Lucky Trend!

READ MORE
Koleksi Ramah Lingkungan dan Upaya Fashion Berkelanjutan dari Shafira

Koleksi Ramah Lingkungan dan Upaya Fashion Berkelanjutan dari Shafira

READ MORE