Presentasi Edeline Lee Untuk Wanita Berhijab dalam London Fashion Week SS 2018

Presentasi Edeline Lee Untuk Wanita Berhijab dalam London Fashion Week SS 2018

Melihat perempuan muslimah berhijab di jalan-jalan kota London sudah bukan hal yang asing lagi, bahkan kini sangat lumrah dan semakin banyak. Tetapi, pilihan fashion bagi hijabers di kota ini masih sangat minim, dan belum banyak desainer di kota London yang menggarap pasar ini.

Demikian pula di ajang internasional London Fashion Week -main runway/program utama-, desainer yang menampilkan busana santun dengan model mengenakan hijab masih merupakan pemandangan langka. Dian Pelangi pernah menampilkan karyanya di Fashion Scout Ones to Watch yang merupakan bagian dari London Fashion Week, pada 2016 lalu. 


Kali ini, kejutan itu datang dari desainer Inggris, Edeline Lee. Edeline Lee memang tidak menampilkan karya modest fashion, tetapi ia membuat sebuah presentasi dimana busana karyanya bisa dipakai oleh muslimah berhijab, dengan menampilkan model berhijab dalam satu panggung dengan model lainnya, di London Fashion Week pada Minggu, 17 September lalu.

Lee menampilkan model berhijab yang menggunakan busana desainnya yang merupakan koleksi Spring/Summer 2018, untuk menunjukkan bahwa koleksinya mudah untuk dipadupadankan dan versatile untuk digunakan oleh muslimah berhijab yang harus menutup seluruh tubuhnya kecuali wajah dan tangan. 

Koleksi Edeline Lee ini berawal dari sebuah gagasan dan pencarian tentang 'how to dress a woman', dan beberapa media bahkan telah menilai koleksi ini sebagai karya terbaiknya selama ini.

Karya Lee selalu terinspirasi dari seni, dan mendapat apresiasi yang tinggi pula dari kalangan seniman. Kali ini, seniman Amerika ternama Georgia O'Keefe -yang sangat dikenal dengan lukisan 'enlarged flower'nya- yang menjadi muse koleksinya. 

  

Lee membayangkan sosok seorang wanita yang kuat dan berani, yang telah menemukan jatidiri dan 'tempat'nya di dunia ini. Tetapi dalam kekuatannya tersebut tetap tersimpan kerapuhan -seperti setiap wanita pada umumnya-. Gambaran ini diterjemahkannya dalam siluet busana dengan potongan semi-loose, terlihat dan terasa nyaman berkat pilihan bahan dan cutting tepat. Setelan dan sweater dengan siluet ladylike, warna-warna lembut tampak mendominasi.

'Enlarged Flower' karya O'Keefe yang menjadi inspirasi utama direkonstruksi melalui lipatan dan simpul serupa origami, dalam biru azur dan pink muda. Menciptakan look effortless yet powerful seperti pada signature dress berbahan Flou Bubble Jacquard.   

Presentasi koleksi yang sangat matang ini juga mendemonstrasikan bagaimana desainer lain -dengan karya sesuai karakter masing-masing- pun bisa menciptakan look atau trend yang bisa dipakai oleh hijabers. Hal yang sudah lumrah dipraktikkan di dunia fashion Indonesia, tetapi merupakan sebuah pernyataan yang lantang di event sekelas London Fashion Week. 



Foto-foto oleh Jeff Spicer/Getty


Tags

please login to comment.

RELATED ARTICLES

Anjani Merintis Batik Bantengan dari Batu, Malang

Anjani Merintis Batik Bantengan dari Batu, Malang

READ MORE
Emansifashion, Disruptive Fashion Show di Pasar Lama Tangerang

Emansifashion, Disruptive Fashion Show di Pasar Lama Tangerang

READ MORE