PRIMELIFT Program dari ZAP Premiere Hadirkan Pendekatan Layering Anti-Aging Berbasis Teknologi Medis

Tren perawatan anti-aging terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan hasil yang natural, terukur, dan minim downtime. Jika sebelumnya perawatan anti-aging lebih banyak berfokus pada satu tindakan tertentu, kini pendekatan modern mulai mengarah pada kombinasi teknologi berbasis lapisan kulit atau *precision layering*.

Pendekatan ini menjadi dasar hadirnya PRIMELIFT Program dari ZAP Premiere, sebuah protokol layering anti-aging yang dirancang untuk membantu mengatasi berbagai tanda penuaan secara lebih menyeluruh. Program ini mengombinasikan beberapa treatment sesuai kebutuhan kulit dan struktur wajah masing-masing individu.

Chief Clinical Officer ZAP, dr. Dara Ayuningtyas, mengatakan bahwa pendekatan anti-aging saat ini tidak lagi hanya berfokus pada permukaan kulit, tetapi juga memperhatikan struktur wajah, kualitas kulit, hingga proses regenerasi dari dalam. “Pendekatan anti-aging modern membutuhkan treatment yang tepat di setiap lapisan kulit agar hasilnya terlihat natural dan bertahan lebih lama,” ujarnya.

Dalam program PRIMELIFT, ZAP Premiere menghadirkan tiga treatment utama dengan fungsi yang berbeda namun saling melengkapi, yaitu Ultherapy Prime, Nucleofill, dan Juvelook.

Treatment pertama, *Ultherapy Prime*, difokuskan pada aspek structural aging melalui teknologi focused ultrasound. Teknologi ini bekerja hingga lapisan SMAS (Superficial Muscular Aponeurotic System), lapisan yang sama dengan area tindakan facelift, untuk membantu mengencangkan serta memberikan efek lifting pada wajah dan leher tanpa prosedur bedah.

Treatment ini juga membantu menstimulasi produksi kolagen alami sehingga kulit tampak lebih kencang dan garis halus berkurang secara bertahap.

Ultherapy Prime treatment

Sementara itu, *Nucleofill* hadir sebagai treatment regenerasi kulit berbasis polynucleotide yang bekerja membantu memperbaiki kualitas kulit dari dalam. Berbeda dengan teknik injeksi yang menggunakan banyak titik, Nucleofill menggunakan pendekatan minimal injection points dengan lima titik injeksi pada wajah untuk membantu distribusi bahan lebih merata dan meminimalkan risiko papul atau benjolan kecil pasca treatment.

Treatment ini difokuskan untuk membantu meningkatkan elastisitas kulit, memperkuat skin barrier, serta memperbaiki kondisi kulit kusam dan sensitif.

Adapun *Juvelook* berfokus pada peningkatan kualitas kulit, terutama untuk masalah tekstur, pori-pori, dan bekas jerawat. Sebagai hybrid skin booster, Juvelook mengombinasikan hyaluronic acid untuk hidrasi mendalam dan PDLLA sebagai collagen stimulator yang bekerja membantu memperbaiki kualitas kulit secara bertahap dari dalam.

Melalui treatment ini, kulit diharapkan tampak lebih halus, sehat, dan bercahaya sebagai bagian dari perawatan anti-aging jangka panjang.

Setiap rangkaian dalam PRIMELIFT Program diawali dengan analisis kulit menggunakan Skin Vision Analyzer dan konsultasi dokter untuk menentukan kombinasi treatment yang sesuai dengan kondisi serta kebutuhan masing-masing individu.

Dengan perkembangan teknologi estetika yang semakin maju, pendekatan anti-aging berbasis teknologi medis kini semakin mudah diakses di Indonesia melalui perawatan yang lebih personal dan terarah.


See also:
-- Wardah Pure Treatment Essence Untuk Kulit yang Lebih Lembab dan Cerah -- Biolage Ajak Hijabers Kembali Rawat Rambut ke Salon -- Hayyu Skin Clinic Buka di Depok, Hadirkan Perawatan Kulit Unggulan -- Treatment Peeling yang Efektif dan Aman --

Tags

please login to comment.

RELATED NEWS

UV Index Sedang Tinggi-tingginya, Jangan Pernah Skip Sunscreen

UV Index Sedang Tinggi-tingginya, Jangan Pernah Skip Sunscreen

Anessa, brand beauty sunscreen dari Jepang hadir dengan Triple Defense Technology untuk perlindungan sempurna dari sinar UV

READ MORE
My Lips But (So Much) Better In Innisfree Vivid Cotton Ink

My Lips But (So Much) Better In Innisfree Vivid Cotton Ink

Wear it Korean style: Easy ombre lips

READ MORE