Energi Juxtaposisi Studio 133 Biyan

Energi Juxtaposisi Studio 133 Biyan

35 tahun berkarya, tentu bukan waktu yang singkat dalam membangun brand dan bisnis fashion. Biyan Wanaatmadja telah menjalani 35 tahun tersebut, lini masa panjang yang membuatnya sangat memahami apa yang benar-benar diinginkan, diimpikan seseorang melalui busana. 

Nama Biyan menjadi sebuah brand yang diidam-idamkan banyak perempuan, mencerminkan the ultimate ready to wear fashion, luxury and effortless in one look, dengan look modern traditional yang sangat terasa Indonesia. 

Karakter yang begitu melekat pada Biyan, namun sebagai seorang desainer, tidak ada sebuah kemapanan dalam mendesain. Biyan sebagai brand terus berkembang, beradaptasi dengan perubahan. Inilah yang juga diekspresikannya pada koleksi siap pakai lini sekundernya, Studio 133.

Dalam berkarya, Biyan selalu memperhitungkan semua kemungkinan, terutama bagaimana dunia di sekitar kita berubah, termasuk generasi di dalamnya. "Milenial, they speak different languages. Mereka punya pandangan, taste, kecenderungan yang berbeda. There's a lot of things we have to see from their angle. Inilah yang juga saya rangkum. Ketika saya menyerap energi dari anak-anak muda ini, saya ikut ketularan. If you want to stay young, stay relevant, you have to stay with the young."

Kekuatan Biyan tetaplah pada komposisi, maxi-fashion. Tetapi banyak hal yang ia pelajari dari dinamika milenial ini. Mencoba untuk menerjemahkan sesuatu yang tidak biasa dalam hal tekstur, komposisi, proporsi. Memasukkan unsur-unsur yang bersinggungan antara feminin dan androginy, asimetris, harmonis dalam ketidakteraturan. "why not, this is fashion", ujarnya. Sebuah permainan ketidakteraturan menghasilkan komposisi bercita rasa tinggi, sesuatu yang hanya bisa diasah melalui pengalaman dan dedikasi dalam berkarya. 

  

Itulah sekelumit Juxtaposed, koleksi Studio 133 Biyan S/S 2019, yang bercerita mengenai penyandingan, percampuran, bahkan clashing antara banyak elemen, corak, material maupun garmen yang dirangkai dengan semangat muda. Percampuran banyak elemen yang sebenarnya bukan hal baru bagi lini premium Biyan maupun Studio 133, seperti yang dilakukannya pada tahun lalu. Spirit dan resep dasar yang tampaknya akan bertahan hingga beberapa tahun ke depan, dengan tren maxi-fashion yang selaras dengan keinginan penyuka fashion untuk tampil stand-out dan berkarakter, dengan caranya masing-masing. 

Exuberant, playful, free spirited yang seakan tidak peduli pada aturan, namun pada akhirnya membentuk sebuah harmoni yang menawan, a visual pleasure yang tercipta berkat kematangan dan jam terbang seorang desainer. Sekalipun kaya detail, koleksi ini tetap dinamis dan memiliki daya pakai tinggi.

Presentasi koleksi ini juga membawa kejutan baru dalam penjualan, dengan konsep see now buy now, beberapa item koleksi akan bisa langsung dibeli oleh konsumen melalui e-commerce JD.id.  


See also:
-- Kematangan Norma Hauri dalam Koleksi Royal London-Jaipur -- Mentorship, Kolaborasi Hingga Hasilkan Koleksi Bersama; Masalinen Curated by RiaMiranda -- Kemilau hingga Romantis, Koleksi Siap Pakai dari Anniesa Hasibuan -- FashionArt untuk Jakarta Fashion Trend 2022 --

Tags

please login to comment.

RELATED ARTICLES

Koleksi Sejauh Mata Memandang, Memberi Nafas Baru untuk Kain

Koleksi Sejauh Mata Memandang, Memberi Nafas Baru untuk Kain

Koleksinya istimewa ini baru saja ditampilkan dalam Dewi Fashion Knights, Jakarta Fashion Week 2021

READ MORE
Merayakan Langgengnya High Fashion dan Estetika

Merayakan Langgengnya High Fashion dan Estetika

Indonesia Fashion Aesthetics (IFA) 2025 kembali diselenggarakan untuk merayakan eratnya ikatan adibusana dan estetika

READ MORE