Cerita Para Nyonyah ala Yogiswari Pradjanti

Ilustrasi dua dimensi bukan merupakan hal baru bagi Yogiswari Pradjanti, nyatanya, keahliannya membuat ilustrasi gambar-gambar berkarakter naif ini sudah menjadi ciri khas dari perancang yang pernah memamerkan karya di Mercedes Benz Style Asia Fashion Week ini. 

Yogi, panggilan akrabnya, biasa membuat gambar-gambar lucu berkarakter naif (seperti kanak-kanak) yang berwarna-warni, yang dituangkannya dalam koleksi busana dan aksesoris seperti shawl dan tas. Tekniknya, bisa dengan batik, ataupun cetak digital seperti yang baru saja ditampilkannya dalam Jakarta Fashion Week 2018

Cerita para Nyonyah, menjadi tema koleksinya kali ini. Gambar-gambar berkarakter naif itu bertutur tentang kegiatan para ibu muda perkotaan, yang senang melanglang buana, namun tak kehilangan jati dirinya sebagai wanita Indonesia.


“Saya ingin menggambarkan ibu muda, yang saya sebut nyonyah, yang gemar traveling tapi tetap dalam gaya keindonesiaannya. Gaya traveling juga saya terapkan pada pemilihan bahan dan potongan baju yang ringan”, jelas Yogiswari tentang idenya.

Maka lahirlah ilustrasi wanita bergelung konde sambil menggendong bakul jamu dengan latar belakang menara Eiffel di Perancis, atau perempuan berkebaya naik sepeda di depan kincir angin di Belanda. Ada juga gambar wanita berpakaian ala Patung Liberty di Amerika namun motif yang dikenakannya batik kawung. Tidak hanya di luar negeri, dengan latar belakang candi pun ada.

Masih dengan gaya ilustrasi yang sama, si nyonyah juga ditampilkan dengan berbaris-baris dalam ukuran mini hingga membentuk motif baru di atas bahan. Aura santai dan kasual tergambar saat peragawati melenggok dan menjadi si nyonyah yang membawakan enam belas set busana siap pakai dengan siluet longgar, mulai dari terusan, blus pendek, celana 7/8, hingga kaftan.

Semuanya menggemaskan dengan paduan warna-warni yang cerah, biru, hijau, kuning, merah, pink, semuanya menggambarkan keceriaan dan jiwa muda para nyonyah ini saat bepergian. Warna-warni yang menarik siapapun untuk memperhatikan, sekaligus warna-warni yang sangat kontras untuk diabadikan di sosial media, selepas melanglang buana. 


    

    


(foto-foto: tim Muara Bagdja & Jakarta Fashion Week)

please login to comment.

RELATED NEWS

WETAN Side, Koleksi Terbaru Zelmira Terinspirasi Arsitektur Kudus

WETAN Side, Koleksi Terbaru Zelmira Terinspirasi Arsitektur Kudus

Bukan Pengabdi Wetan, tapi koleksi Zelmira kali ini memang diberi judul WETAN Side, yang berarti sisi Timur, dalam bahasa Jawa.

READ MORE
Menerjemahkan Keselarasan Semesta; Iwan Tirta Private Collection

Menerjemahkan Keselarasan Semesta; Iwan Tirta Private Collection

READ MORE