The New Beginning, Arahan Tren Fashion 21/22
By ketupatkartini - Apr 12, 2021Kemenparekraf/Baparekraf meluncurkan buku Fashion Trend 21/22 yang bisa diakses masyarakat dalam bentuk e-book
https://bit.ly/ebooktrenditf2122
Link di atas merupakan e-book Fashion Trend 21/22, hasil riset trend forecast tahunan yang diterbitkan oleh Kemenparekraf/ Baparekraf melalui Deputi Kebijakan Strategis. Riset Fashion Trend yang berisi panduan dan inspirasi dalam bentuk, desain, warna, hingga ilustrasi yang sesuai dengan selera pasar yang akan datang ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pelaku industri, desainer, maupun akademisi di bidang desain fashion.
Buku Fashion Trend 2021/2022 ini adalah edisi ketiga dan merupakan bagian dari Trend Forecasting yang sejak 4 (empat) tahun terakhir diluncurkan rutin hampir setiap tahunnya. Bertemakan “New Beginning”, buku Fashion Trend 2021/2022 merupakan hasil riset trend fashion yang disusun oleh tim Indonesia Trend Forecast. Tim Indonesia Trend Forecasting sendiri adalah adalah tim riset dan pengembangan kolaboratif yang terdiri dari para ahli, praktisi, dan akademisi berpengalaman di industri kreatif Indonesia, yang didukung juga oleh berbagai asosiasi profesi dari berbagai bidang seperti fashion (Indonesia Fashion Chamber), desain interior (Himpunan Desainer Interior Indonesia), desain produk (Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia), tekstil (Komunitas Tekstil ITB), serta grafis (Asosiasi Profesional Desain Komunikasi Visual Indonesia).
Riset fashion trend ini melibatkan peneliti dari berbagai bidang seperti ekonomi, demografi, antropologi, lingkungan hidup, teknologi informatika, dan tentu saja desainer dan akademisi. Digarap sangat serius dengan melibatkan tim dari berbagai bidang keilmuan. Berbagai asosiasi desainer juga turut ambil bagian, dan tentu saja masukan dari beberapa perguruan tinggi. Deputi Kebijakan Strategis, R. Kurleni Ukar menyatakan, “Pengumpulan data dilakukan baik langsung dari lapangan, menelaah data dari berbagai sumber, lalu diolah menjadi suatu pendekatan strategis yang dapat diimplementasikan”. Untuk menghasilkan arahan kreatif yang tepat, serangkaian Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) dengan para ahli juga dilakukan secara intensif.
Fashion Trend 21/22, The New Beginning
Tidak pernah ada peristiwa sebelumnya, yang membuat semua ahli, semua orang di dunia sepakat; tren apapun, akan bersumber pada 1 hal, yaitu pandemi COVID-19. Kejadian terbesar dalam abad ini, yang dialami umat manusia di bumi, secara berbarengan. Kejadian besar inilah yang mengawali sebuah perubahan yang besar pula, menjadi judul besar yang dipilih sebagai acuan tren 2021-2022:The New Beginning, suatu awal kehidupan baru.
Kejadian pandemi ini “memaksa” manusia untuk berubah. Tidak dapat lagi kembali pada cara hidup lama, tidak dapat menunggu semuanya berlalu dan berharap akan kembali ke era sebelum semuanya terjadi. Sikap yang harus diambil adalah melihat ke depan, melangkah maju memasuki suatu dunia baru, titik awal yang baru.
Berpikir positif, pengharapan baru, tertuang dalam bagaimana bersikap lebih realistis, melihat semua dengan lebih logis, terencana, dan tetap bersemangat. Penghargaan terhadap alam, lingkungan, kebersihan, nilai-nilai spiritual, tradisi, dan proses kerja lebih meningkat. Kerjasama, saling mendukung, dalam tatanan masyarakat luas maupun lingkaran terdekat dalam keluarga lebih ditingkatkan. Di sisi lain, harapan akan dunia yang lebih baik dengan semangat untuk tampil, menikmati semua keindahan dan kesenangan tetap hadir.
Pada fashion trend 2021/2022 The New Beginning, perubahan gaya hidup ini terbagi dalam empat tema yaitu Essentiality, Spirituality, Exploration, dan Exploitation. Dengan 2 kutub yang bisa dibilang saling berlawanan, Essentiality dan Spirituality di satu kutub, dan Exploration serta Exploitation di kutub lainnya.
Perubahan aktivitas hidup kelompok urban dengan dominasi kegiatan di sekitar lingkungan rumah melahirkan gaya busana yang nyaman, mementingkan fungsi, dan tidak banyak detail. Kesadaran untuk lebih menghargai lingkungan dan kebersihan tertuang dalam corak flora fauna yang digambarkan secara naif, gaya kekanak-kanakan, berwarna lembut, dan segar. Gaya busana sportif casual berpadu dengan feminin romantis dimunculkan dalam tema ESSENTIALITY.
SPIRITUALITY menggambarkan perubahan pola pikir yang lebih berpijak pada nilai-nilai tradisi, budaya, dan penghargaan terhadap proses kerja. Tertuang dalam gaya classic elegant dengan sentuhan etnik eksotik. Bahan alam, motif dan tekstil tradisional, detail detail pekerjaan tangan ditampilkan dalam busana dengan penekanan teknis dan kualitas yang tinggi dalam nuansa warna netral dan earthy.
Essentiality - Spirituality
Kerinduan untuk tampil dengan meriah, optimis, cenderung berlebihan tergambarkan dalam tema EXPLOITATION. Unsur berlebihan mendominasi tema ini, baik dalam detail, bentuk, dan penerapan ukuran. Dramatis dalam gaya terlihat pada tampilan yang menggabungkan berbagai elemen, motif dengan paduan warna yang bertabrakan bahkan terkesan kacau.
Harapan akan dunia baru yang lebih baik, siap melakukan perjalanan melampaui alam masa kini, dituangkan dalam tema EXPLORATION. Berbagai unsur techno dalam gaya penjelajah, unik, dan eksentrik dengan perpaduan warna yang tidak lazim, permainan tekstur, motif yang terinspirasi oleh elemen digital hadir dalam gaya arty off-beat dengan tampilan sportif.
Exploration - Exploitation
Semua hal ini membentuk perubahan pola pikir baru, “The New Beginning”. Ada dua respon utama yang muncul sebagai akibat dari keadaan ini. Satu kelompok menjadi sangat logis, berhati-hati, memperhatikan keseimbangan hidup. Lebih memperhatikan filosofi hidup dan menghargai konsep budaya dan kekayaan lokal. Dalam trend kali ini tertuang melalui tema ESSENTIALITY dan SPIRITUALITY. Di lain pihak ada kelompok lain yang memberi respon sangat berbeda.
Seakan pandemi ini sudah membuat mereka terikat, maka ada kerinduan untuk segera lepas dari keadaan ini dan kembali tampil dengan segala keriuh rendahannya, melepas semua emosi dan tampil kembali bahkan secara berlebihan, seakan masuk dalam dunia baru, menjelajah berbagai kemungkinan bahkan yang terasa aneh dan di atas realita. Dalam tren tampil dalam tema EXPLOITATION dan EXPLORATION.
Pada peluncuran Fashion Trend 21/22 yang dilakukan di Jakarta, 8 April 2021 kemarin, ditampilkan pula fashion show yang bisa menggambarkan cuplikan penerapan tren tersebut. 4 Desainer yang terlibat yaitu Astri Lestari untuk tren Essentiality, Nuniek Mawardi - Spirituality, Sofie - Exploration, dan koleksi dari Malik Moestaram mewakili tema Exploitation.
See also:
--
Penjiplakan, Tantangan Besar Bisnis Busana Muslim --
Menantang Desainer Menghasilkan Tampilan Kain Indonesia yang (Selalu) Baru --
Elzatta Berjuang dan Bergerak Maju Hadapi Tantangan Pandemi --
Tren Tekstil yang Mempengaruhi Dunia Fashion --