Bagai Dua Lautan yang Mengalir Berdampingan

Bagai Dua Lautan yang Mengalir Berdampingan

Deretan model bergaun panjang dan longgar dengan nuansa warna gradasi biru, krem dan putih melenggang anggun, bergerak dengan irama yang tenang dan helai-helai kain yang ringan bagai aliran air. Delapan set busana ini merupakan rancangan Rosie Rahmadi, yang diperagakan dalam 23 Fashion District persembahan 23 Paskal dan IFC.

Rosie Rahmadi menyebut koleksinya ini 'Arnav' yang dalam bahasa Sansekerta berarti samudra atau lautan. Rosie secara khusus merujuk pada ayat-ayat Qur'an Surah Ar-Rahman 19-20 serta Q.S. Al-Furqaan ayat 53.

“Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu. Antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing.” (Q.S. Ar-Rahman: 19-20). "Dan Dialah yang membiarkan dua laut yang mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi" (Q.S. Al-Furqaan: 53).


Dua ayat ini menegaskan bukti kekuasaan Allah di bumi, Allah menciptakan dua jenis air yaitu air tawar dan air asin, yang meskipun keduanya bertemu, aliran air sungai yang bermuara ke laut, naum tidak bercampur. 

Ini juga menjelaskan fenomena yang terlihat di selat Gibraltar, dua lautan yang bertemu tetapi tak pernah bercampur, dan tampak berbeda warnanya, seakan ada sekat pemisah antara keduanya. Sebuah fenomena ilmiah yang telah ditegaskan dalam Al Quran ribuan tahun lalu. 

Sungguh kedua ayat ini benar-benar membuat kita terkagum-kagum dengan fenomena alam ciptaan Allah, menyentuh hati, pikiran dan membawa keingintahuan dan inspirasi yang luar biasa. Inspirasi yang ingin dituangkan seorang Rosie Rahmadi dalam helaian busana muslim. 


Melalui sosial media instagram, beberapa waktu (bulan) sebelumnya desainer yang memiliki brand Gadiza ini secara berkala menceritakan proses penciptaan koleksi ini, mulai dari keindahan dan betapa luar biasa fenomena di selat Gibraltar yang membuat kita selalu mengingat kebesaran Allah SWT, mood board yang menggambarkan warna dan nuansa kedua lautan ini, warna pasir pantai, dan dua warna biru laut yang berbeda. 

Membuat koleksi yang menggambarkan dua lautan ini, tantangannya adalah memperlihatkan kesan aliran laut yang tenang, sekaligus dua warna laut yang berbeda dalam satu palet busana, dan Rosie mewujudkannya secara mulus!

Mulai dari siluet hanbok -gaun longgar yang seolah memiliki potongan di dada- yang merupakan ciri khas desainnya, material pilihan dengan layer-layer yang flowy, hingga potongan-potongan asimetris pada kerudung panjang yang semakin menambah kuat perwujudan tema ini. Perpaduan material yang tepat dan kombinasi warna yang dipilih juga merupakan winning element pada koleksi ini. 


Koleksi ini juga mengacu pada sub-tren Lucid dari Tren Forecasting 2019-2020, yang menggambarkan teknologi sebagai Neocorteks eksternal bagi umat manusia yang berlaku sebagai alat dan sarana untuk mengeksplorasi bentuk, material dan medium dalam riset desain. Dalam hal teknologi dan riset desain, tantangannya ada pada material transparan yang banyak digunakan dalam koleksi ini. Material transparan menjadi salah satu lapisan pada busana yang menguatkan efek subtil dan halus pada rancangan, serta digunakan sebagai pelapis kerang capiz yang digunakan sebagai hiasan pada koleksi.

Kerang capiz berwarna putih mutiara ini juga merupakan satu aspek signifikan pada koleksi, yang memberikan statement kuat pada keseluruhan look busana. 

Karya Rosie Rahmadi ini merupakan sebuah bukti bahwa eksplorasi sebuah tema dan ide yang kuat,  disertai riset yang mendalam, melalui proses trial dan error dan beberapa kali penyempurnaan, akan menghasilkan sebuah karya yang sangat berkesan dan memiliki karakter. 

 

Tags

please login to comment.

RELATED ARTICLES

Memahami Preferensi Busana Muslim Jelang Ramadhan-Lebaran dalam Koleksi Kamilaa-Itang Yunasz

Memahami Preferensi Busana Muslim Jelang Ramadhan-Lebaran dalam Koleksi Kamilaa-Itang Yunasz

READ MORE
IKYK for Rumah Ayu, Kompromi yang Manis

IKYK for Rumah Ayu, Kompromi yang Manis

IKYK, brand ready-to-wear yang dipimpin oleh Anandia Putri ini memang sedang naik daun. Konsep busana yang menjadi brand DNAnya -unique cutting, curious-loose silhouette- menjadi sebuah terobosan segar bagi teritori fashion siap pakai di Indonesia. K...

READ MORE