Kampanye 'Terangi Masa Depan' Philips-UNICEF Bantu 5000 Anak Indonesia Kembali Bersekolah

Dengan membeli paket Philips LED khusus berlogo UNICEF, kita ikut membantu anak-anak Indonesia kembali bersekolah.

Di Indonesia, masih ada lebih dari 4 juta anak (data UNICEF 2016) yang seharusnya bersekolah, tetapi tidak memiliki kesempatan tersebut. Baik mereka yang tidak pernah bersekolah, maupun yang putus sekolah. Menurut Survei Sosial Ekonomi Nasional 2016 (Susenas), alasan utama mengapa anak-anak tidak pernah bersekolah atau putus sekolah terkait dengan kemiskinan keluarga, lokasi yang terpencil, disabilitas fisik atau mental dan budaya.

Banyaknya anak-anak Indonesia yang tidak bisa bersekolah ini sudah menjadi concern banyak sekali pihak, bukan hanya pemerintah. Banyak sekali program-program swadaya dari organisasi, perusahaan, masyarakat, lembaga non-profit, yang tujuannya untuk membantu lebih banyak anak untuk bersekolah. Tetapi rupanya itu semua masih kurang. Menurut pakar pendidikan dari kampus guru Cikal, Bukik, kondisi pendidikan Indonesia tidak pada fase yang 'enerjik, muda dan bersemangat', tetapi berada pada kondisi yang payah dan terengah-engah. Ini memerlukan upaya yang lebih masif lagi dari semua masyarakat untuk memanfaatkan semua channel yang ada untuk membantu anak-anak ini lembali bersekolah.

Salah satu channel tersebut datang dari kemitraan antara Philips Lighting dan UNICEF yang berkomitmen untuk mengurangi jumlah anak-anak putus sekolah di 4 daerah di Indonesia. 

Sebagai bagian dari kampanye Terangi Masa Depan, Philips Lighting Indonesia menargetkan untuk dapat mengumpulkan dua miliar rupiah dari penjualan paket Philips LED khusus berlogo UNICEF mulai bulan Oktober 2017 hingga Maret 2018. Jumlah uang yang berhasil dikumpulkan akan digunakan untuk melanjutkan pendanaan program UNICEF "Kembali ke Sekolah" di kabupaten Brebes (Jawa Tengah), Mamuju (Sulawesi Barat), serta diperluas ke Bone dan Takalar (Sulawesi Selatan), yang akan membantu sekitar 5.000 anak usia sekolah untuk mendaftar ulang – atau mendaftar untuk pertama kalinya – dan tetap bersekolah.


Ki-Ka: Country Marketing Manager Philips Lighting Indonesia Lim Sau Hong, Country Leader Philips Lighting Indonesia Rami Hajjar, Deputy Representative UNICEF Indonesia Lauren Rumble dan Chief of Partnership UNICEF Indonesia Gregor Henneka saat seremoni penandatangan nota kesepahaman untuk “Kampanye Terangi Masa Depan Periode 2017-2018” oleh Philips Lighting Indonesia dan UNICEF, di Jakarta, Selasa (3/10). Dalam kemitraan ini, Philips Lighting berkomitmen untuk menggalang dana sebesar 2 miliar rupiah dari penjualan bohlam Philips LED dalam kemasan “Beli 3 Gratis 1” yang berlogo UNICEF. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk mendukung program “Kembali ke Sekolah” UNICEF.


Program UNICEF 'Kembali ke Sekolah' ini akan menyasar pada dua hal, yaitu pengembangan kapasitas ke masyarakat dan pendampingan kebijakan ke pemerintah daerah yang memastikan keberhasilan dalam jangka panjang (anak-anak tidak kembali putus sekolah). Jadi bukan dengan memberikan beasiswa secara langsung kepada anak-anak putus sekolah.

“Ada lebih dari 4,6 juta anak Indonesia yang seharusnya bersekolah tapi tidak memiliki kesempatan tersebut. Dukungan Philips Lighting untuk program “Kembali ke Sekolah” akan membantu kami menyediakan akses pendidikan berkualitas kepada anak-anak, yang nantinya akan meningkatkan peluang mereka untuk lepas dari kemiskinan, memperoleh pekerjaan, tetap sehat, dan berpartisipasi penuh dalam masyarakat di masa depan. Sektor swasta dapat membuat perubahan nyata dalam kehidupan anak-anak ini," kata Lauren Rumble, Deputy Representative UNICEF Indonesia.

Kampanye Terangi Masa Depan mendorong konsumen untuk mendukung program UNICEF "Kembali ke Sekolah" dengan membeli paket khusus Philips LED 'Beli 3 Gratis 1' berlogo UNICEF. Generasi baru bohlam LED Philips memberikan pencahayaan nyaman di mata. Ini berarti konsumen akan menikmati lampu LED berkualitas tinggi yang tidak berkedip, tidak silau dan sebaran cahaya lebih merata, yang membuat mata nyaman dan rileks. Membantu mengurangi stress pada mata terutama bagi para siswa yang harus belajar untuk jangka waktu yang lebih lama.

“Kemitraan Philips Lighting dengan UNICEF memungkinkan brand kami untuk menginspirasi konsumen tidak hanya dengan produk kami, tetapi juga mendorong mereka untuk berkontribusi demi kehidupan yang lebih cerah untuk dunia yang lebih baik," tutur Rami Hajjar, Country Leader Philips Lighting Indonesia.

Pada tahun 2016-2017, Philips Lighting Indonesia berkomitmen untuk mengumpulkan dana sebesar 1 miliar rupiah untuk mendukung program UNICEF "Kembali ke Sekolah". Berkat dukungan konsumen, kampanye Terangi Masa Depan berhasil mengumpulkan dana lebih dari dua miliar rupiah yang dapat menyokong sekitar 4.000 anak kembali bersekolah di tahun ini.

please login to comment.

RELATED NEWS

KidZania Ramadan Feztival 2017

KidZania Ramadan Feztival 2017

READ MORE
Cerita Mbok Cikrak Menjadi 'Penyelamat' Para TKI di Taiwan

Cerita Mbok Cikrak Menjadi 'Penyelamat' Para TKI di Taiwan

READ MORE