Menentukan Personal Style, Seperti Apa?

Menentukan Personal Style, Seperti Apa?

Sepertinya terlalu sering kita membaca atau mendengar salah satu guide berbusana semacam, 'sesuaikan dengan gaya personalmu', atau 'ciptakan paduan gaya yang mencerminkan kepribadian kita'. Berkutat pada sebuah point utama; gaya personal atau personal style.

Then when you asked yourself, sebenarnya, bagaimana sih gaya personal saya? Pada saat pertanyan serupa muncul, pernah nggak merasa bingung menjelaskan hal itu? Ah, saya gak macem-macem, yang penting simpel dan enak dilihat. Atau mungkin, 'nggak ngerti, menuruti kata hati saja'.


Hmm..sebenarnya kenapa mesti mengenal gaya personal kita? Mengenali gaya berbusana, sama dengan mengenal diri sendiri lho. Sebuah keterampilan emosi untuk melihat kedalam -to look inside- kemudian dari pengenalan tersebut bisa memanage kekuatan, kelemahan dan potensi menjadi pribadi yang lebih baik. Begitupun dengan mengenali gaya personal dalam berbusana, bisa menjadi faktor yang sangat berpengaruh dalam kehidupan kita.

Kesadaran tentang gaya ini sebenarnya mulai tumbuh saat kita bisa memilih sendiri baju yang akan kita beli, 'I want to look like this''i will look good in this'. Dan gaya pribadi terbentuk melalui citarasa mode, selera, sikap, kepribadian hingga gaya hidup yang diekspresikan secara percaya diri. Ujungnya, karakter si pemakai akan terlihat dan bisa tampil beda dengan yang lain.

Mengenali gaya personal, juga membuat kita selektif dalam berbelanja. Dunia fashion yang semakin dekat dengan kita melalui media daring dan konvensional, membuat eksposure terhadap fashion juga makin besar. Kita yang belum bisa mengenali gaya personal, cenderung ingin memiliki semua yang tampak bagus di model atau yang dipakai oleh orang lain. Dengan daya beli meningkat, kecenderungan impulsive buying pun makin besar.



Sering nggak, merasa menyesal, kecewa, atau bahkan berteriak dalam hati 'kok bisa siih aku pakai ini?!' saat melihat foto-foto kita sendiri? Yes itu bukti bahwa style kita pun berproses, sebuah perjalanan yang bisa jadi tidak berujung. Mengenali gaya pribadi bisa mempermudah proses ini, dan tujuannya tentu adalah 'to dress better'.

So, bagaimana cara mengenali gaya pribadi kita? Mulai dengan identifikasi 3 faktor ini, yaitu gaya hidup, kepribadian dan selera, serta kelebihan dan kekurangan tubuh. Gaya hidup seseorang tentu berbeda-beda, berhubungan dengan pekerjaan sehari-hari, mobilitas, dan kebiasaan.

Saya perlu naik motor setiap hari, jadi mungkin rok bukan pilihan yang tepat, misalnya. Kepribadian dan selera. "I'm not that feminine", atau "saya lebih suka gaya androginy yang masih bisa memasukkan unsur maskulin", "saya suka bergaya street style yang casual", dan 1001 selera lainnya yang boleh berbeda-beda.

Kelebihan dan kekurangan tubuh, bisa jadi yang paling penting untuk dikenali. Ada orang yang bisa memakai atasan hingga 2 tumpuk, karena lehernya yang jenjang dan dadanya tidak besar. Bagi kita yang berukuran ekstra, memang constraint-nya menjadi lebih banyak daripada mereka yang bertubuh ideal. Celana lebar bisa menutupi daerah pinggul dengan baik, dan membungkus tungkai kaki sehingga siluetnya tidak tampak. Dress dengan material structured/lebih kaku mungkin lebih baik daripada material yang 'jatuh'.



Walaupun tidak selalu harus diterjemahkan dalam kata-kata, tetapi kita bisa melatihnya dengan pertanyaan 'Describe your style in 2-3 words?' Effortless, Unexpected, Traditional touch (contohnya). 'What's your composition of style?' (Ini adalah beberapa item utama yang bisa menjadi statement pieces atau andalan kita). Layering, asymmetrical, sneakers, fringe, tone down colors.

Nah, siap untuk menemukan gaya personalmu? Jangan kuatir karena kamu punya waktu setiap hari saat merencanakan 'outfit of the day', dan selalu terbuka pada inspirasi dan wawasan baru.







images from modeststreetfashion

please login to comment.

Windy Kurnia Pradita

nah ini? kayaknya perlu bikin notes dan ditempelin di tembok deh, buat mikir gimana selera style aku hehe.. bermanfaat banget artikelnya..


RELATED ARTICLES

Bukan 'Baju Lebaran', Koleksi Desainer yang Baru Rilis di Bulan Ramadhan ini

Bukan 'Baju Lebaran', Koleksi Desainer yang Baru Rilis di Bulan Ramadhan ini

READ MORE
Sosok Wanita Penting dalam Instalasi Art-Fashion L.tru

Sosok Wanita Penting dalam Instalasi Art-Fashion L.tru

Sebuah instalasi art-fashion ditampilkan label busana muslim L.tru dalam ajang MOCAfest 2016

READ MORE