Ichwan Thoha Hingga Neera Alatas, Desainer Anggota Baru Indonesian Fashion Chamber
By ketupatkartini - Feb 2, 2018
Indonesian Fashion Chamber bisa dibilang adalah asosiasi mode termuda di Indonesia, tetapi hingga kini telah memiliki anggota paling banyak dibanding asosiasi lain. Ini sesuai dengan semangat dan visi organisasi ini sejak didirikan, untuk menjadi perkumpulan mode yang terbuka, dan tidak membatasi diri. Menjadi organisasi yang dinamis, dan dibangun dengan semangat kebersamaan untuk memberi makna bagi masyarakat luas.
Baru menginjak tahun ketiga, IFC kini memiliki lebih dari 200 member, yang tersebar di 12 chapter kota-kota besar di Indonesia. Setiap tahun, secara reguler di awal tahun IFC menggelar agenda khusus January Board Meeting (JBM), yaitu pertemuan seluruh anggota IFC yang diadakan secara bergantian di tiap chapter. Pada event internal tahunan terbesar ini, agenda rutinnya adalah rapat kerja nasional seluruh anggota dan national board IFC. Selain itu, juga pelantikan anggota baru yang ditandai dengan Inauguration Show, presentasi koleksi di hadapan media dan undangan, bagi setiap anggota baru yang tergabung dalam IFC.
Pada tahun 2018 ini, JBM diselenggarakan di Hotel Harris Malang, 28-30 Januari 2018. Bersamaan dengan itu, digelar pula Malang Fashion Trend, sebuah fashion show yang menampilkan tren terbaru dari beberapa desainer IFC, didukung penuh oleh Dinas Perindustrian Kota Malang dan Viva Cosmetics.
Desainer IFC seusai January Board Meeting
Mengajak desainer (dan pelaku mode lainnya) untuk bergabung menjadi anggota, menjadi program IFC dalam rangka mewujudkan visi untuk memajukan industri fashion Indonesia. Menurut Ali Charisma, Ketua Nasional IFC, Indonesia dengan jumlah penduduk sangat besar dan tersebar dalam wilayah yang sangat luas, mempunyai potensi yang sangat besar dalam berbagai hal, terutama untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui industri fashion. Indonesia masih sangat kekurangan profesi desainer, yang bisa menggerakkan potensi lokal (yang akhirnya akan meningkatkan perekonomian daerah).
IFC mengarahkan para anggota maupun seluruh pihak terkait sektor fashion untuk memperkuat fondasi dalam ekosistem industri fashion yang secara garis besar terbagi menjadi kreasi, produksi, distribusi, dan pemasaran berdasarkan pilar riset dan pengembangan, kompetensi, dan bisnis yang mengacu pada strategi inovasi dan branding atas kekayaan lokal dan kepedulian terhadap lingkungan hidup melalui craft-fashion, produk siap pakai yang mengoptimalkan kekuatan lokal.
25 Desainer Bergabung
Tahun ini (bertahap sepanjang 2017) sebanyak 25 desainer dari 8 chapter/kota menjadi anggota baru IFC. Mereka adalah Melly Yunita, Chaera Lee, Novita Yunus, Ajeng Cahyaning, Ichwan Thoha, Ben Kamal, Listya Dyah Rahayu, Lanny Amborowati, Febyantiq, Abdul Hadi, Ayu Ismail, Ressi Dona, Farhan A. Daffa, Alvy Oktrisni, Adi Barlan, Riko Keket, Iffah M. Dewi, Desy Ramona, Raehan Rauf, Cecilia Wijaja, Irma Intan, Elly Virgowati, dan Neera Alatas.
Pada show inaugurasi yang juga menjadi rangkaian dari Malang Fashion Trend ini, setiap desainer menampilkan 8 set busana, yang menjadi salah satu 'syarat' bagi anggota baru yang bergabung dalam IFC.
Profil mereka pun bervariasi, mulai dari desainer senior dan berpengalaman, hingga desainer muda yang baru menjajaki karier dalam dunia fashion. Ini merupakan komitmen IFC untuk maju dan bergerak bersama, sesuai tema JBM yang diangkat pada tahun ini, 'We rise by lifting others'.
Ichwan Thoha, salah satu nama yang sudah tidak asing lagi dalam dunia fashion Indonesia, dikenal sebagai desainer busana pria dengan karakter yang unik, quirky dan anti-mainstream. Desainer senior ini telah malang melintang di berbagai panggung mode, dan menerbitkan beberapa buku fashion. Ciri khas desainnya? Tentu saja bentuk kerah dan neckwear pada busana pria, sesuatu yang sejak lama dipopulerkannya.
Ada pula Novita Yunus yang melejit dengan brand Batik Chic, label busana dan tas dengan karakter etnik Indonesia yang sangat kuat. Novita juga menjadi salah satu desainer Indonesia Fashion Forward, sebuah program pengembangan kapasitas fashion milik Jakarta Fashion Week yang menjadi jalan bagi beberapa kolaborasi internasional yang pernah dilakukannya. Produk Batik Chic juga telah menembus departemen store terkemuka seperti Galeries Lafayette di Jakarta.
Alvy Oktrisni - Chaera Lee - Febyantiq - Iffah M. Dewi
Farhan A. Daffa menjadi desainer termuda yang tergabung dalam IFC. Mahasiswa berusia 19 tahun dari Malang ini sebelumnya telah banyak merancang busana khususnya batik dan kebaya. Meskipun mengaku tidak bisa menjahit dan membuat pola, tidak menghalanginya untuk terus berkreasi membuat busana, termasuk mendesain batik. Seperti koleksi yang ditampilkannya dalam Inauguration Show bertajuk 'Panji', menonjolkan motif batik Topeng sebagai olahan utama.
IFC juga memiliki chapter Pontianak, saat ini sebagai satu-satunya chapter dari Kalimantan, sebagai upaya dan komitmen untuk terus menghidupkan wastra dan fashion lokal di daerah ini. Salah satu desainer dari chapter ini adalah Abdul Hadi, desainer asal Putussibau Pontianak yang mengolah tenun Sintang dalam koleksi busana pria yang edgy, kontemporer, sporty dan casual. Perancang yang memiliki label siap pakai 'Badon' ini telah lama aktif dalam lanskap fashion di Pontianak, dengan karyanya yang berjiwa muda dan selalu mengangkat kecantikan tenun Kalimantan.
Koleksi Neera Alatas menjadi penutup pada show Inaugurasi malam itu. Neera Alatas kini secara resmi bergabung sebagai anggota IFC dari chapter Jakarta, setelah sebelumnya juga banyak mengikuti kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh IFC. Tahun lalu, Neera berkolaborasi dengan Hannie Hananto menciptakan kreasi busana pesta/pengantin muslim yang cukup versatile digunakan untuk acara apapun, dengan harga yang lebih terjangkau. Kini, Neera menunjukkan karakter desainnya yang ultrafeminin, cantik, dengan warna-warna lembut.
Selamat kepada semua desainer yang baru bergabung, selamat terus berkarya dan maju bersama dalam gerbong kemajuan fashion Indonesia.
See also:
--
Masculine hingga Cottagecore Inspired di Show Pamungkas MUFFEST++ 2025 --
Kienka, Muda Official, Nawasana, dan Rasya Shakira Bersama Wardah di MUFFEST+ 2025 --
Pelangi Asmara, Chikigo, Glashka di Hari Pertama MUFFEST+ 2025 --
Sarat Pesan dan Bawa Refleksi Terdalam, Ramadhan Show Zaskia Sungkar & Shi by Shireen --