Mengapa Zara disukai konsumen hijabers

Mengapa Zara disukai konsumen hijabers


Tidak ada data kuantitatifnya, tetapi Anda bisa iseng bertanya kepada store manager Zara terdekat di area Anda; bahwa pelanggan terbesar jaringan toko Zara di Indonesia, terutama di Jakarta, adalah muslimah berhijab. 

Tentu saja sesuai pasarnya, mereka ini adalah kalangan kelas menengah, yang jumlahnya sedang booming (makin meningkat) di Indonesia. Dengan kisaran harga -normal- antara 300 hingga 2 juta rupiah, tentu ini bukan level yang murah, bahkan cenderung mahal. 

Bukan hanya favorit konsumen, secara skala bisnis, Zara juga menjadi kondisi ideal yang diidam-idamkan oleh pemilik bisnis/brand fashion. Bukan 1-2 kali saja kita mendengar jawaban "menjadi retailer fashion terkemuka sekelas Zara" jika pertanyaan "apa impian atau visi usaha Anda" ditanyakan pada banyak pelaku bisnis. Banyak yang menjawab persis seperti itu, ingin menjadi seperti Zara. Bukan H&M, bukan Mango, bukan Uniqlo. (Banyaknya aspirasi desainer dan brand untuk menjadi semacam Zara-nya Indonesia inilah yang menjadi inspirasi saya menulis artikel ini). 


3. Extensive use of material
Disini kita bisa menemukan baju dengan bermacam material, tekstur dan bahan. Mereka memiliki koleksi yang sangat kaya jenis material, sehingga tidak membosankan. They really put efforts in selecting many kind of materials, untuk beragam kesan dan gaya mulai dari basic, casual, grunge, professional, effortless, classic, hingga formal. 

Bagi hijabers, karena otomatis lebih banyak pieces yang harus dipakai daripada mereka yang tidak berhijab, variasi material dan tekstur sangatlah penting untuk menciptakan look yang tidak dull atau plain. We wear fabrics from top to toe, so variasi material adalah bagian dari 'keseruan' mix n match. 

4. It's in the brand DNA
Mengapa rasanya selalu 'adem' dan syahdu saat masuk ke store Zara. Ini adalah karakter brand yang easy, simple, 
Tidak mencolok, dengan pilihan warna yang cenderung tone-down, not for an attention seeker. Sesuai dengan prinsip busana muslim yang banyak dipegang muslimah; sederhana, tidak berlebihan. 

5. Kualitas pakaian baik
Just a simple fact, kita percaya dengan kualitas produk-produk Zara karena sudah membuktikannya sendiri. Mulai dari material, jahitan, product informationsizing, dan pelayanan (dan bukan karena stereotipe semacam produk luar pasti kualitasnya lebih bagus). 

Justru hal ini menjadi benchmark yang tersedia di depan mata (actually, harus pergi ke Mal juga si, gak langsung di depan mata :p) bagi desainer dan pemilik brand muslim fashion Indonesia.Aspire to be like Zara, so you have to achieve their qualities. And scale. I know, easier said than done. It always is

See also:
-- Ninja Headwear Identik pada Fashion Show Dua Desainer ini -- Up2date Kini; Satu Dasawarsa Penuh Makna -- Koleksi yang Menandai 25 Tahun Sebastian Gunawan Berkarya -- Mengekspos Batik dalam Sepotong Busana; Part One Edward Hutabarat --

Tags

please login to comment.

RELATED ARTICLES

Ketika Seorang Hijaber Tampil di Majalah Playboy..

Ketika Seorang Hijaber Tampil di Majalah Playboy..

READ MORE
Kepedulian Terhadap Fashion dan Gaya Hidup yang Etis dan Berkelanjutan, Isu Pokok Modest Fashion ISEF 2020

Kepedulian Terhadap Fashion dan Gaya Hidup yang Etis dan Berkelanjutan, Isu Pokok Modest Fashion ISEF 2020

READ MORE