Mencipta Imaji Berani, Intens dan Penuh Tantangan; Cromia dari Sebastian Gunawan


Perancang busana Sebastian Gunawan dan Cristina Panarese kembali mengadakan peragaan tahunannya pada hari Jumat (21/9) di Ballroom Hotel Mulia, Jakarta. Keduanya menawarkan makna baru dan rasa emosional pada warna untuk mencitrakan gambaran wanita berkelas dalam koleksi busana dengan judul CROMIA

Cromia sendiri berasal dari kata chroma yang bermakna kemurnian atau intensitas warna. Dalam bahasa Yunani, khroma berarti warna. Cromia juga bercerita tentang gagasan mode terkini yang terinspirasi karya-karya pelukis Henri Matisse, pelukis Perancis era Post-Impresionis yang memimpin Fauvisme; pemberontakan atas kelaziman warna, misalnya pohon menjadi berwarna merah, tanah berwarna ungu, atau figur orang menjadi biru untuk menggambarkan perasaannya.

“Dalam gaya khas Sebastian Gunawan yang konstruktif, mewah dan elegan, kami menghidupkan elemen warna dan menjadikannya sebagai unsur paling krusial untuk menghadirkan gaya mode mendatang. Keberanian Matisse untuk menabrakkan warna dalam karyanya, serta bentuk dua dimensi yang kuat dan berpola, menginspirasi kami untuk menginterpretasikannya dalam deretan busana yang penuh nuansa,” kata Sebastian Gunawan tentang inspirasi koleksi Sebastian Gunawan 2019.

“Selain bentuk, kami juga mengeksplorasi warna-warna berseberangan yang menggelitik mata, tidak harmonis, sekaligus liar namun terlihat indah secara hakiki", timpal Cristina Panarese. 


Koleksi Cromia dipresentasikan secara masif melalui 88 potong gaun dari lini utama Sebastian Gunawan Couture. Yang menjadi highlight koleksi salah satunya adalah paduan palet dan kombinasi warna komplementer yang tidak umum, dengan komposisi yang berani. 

Parade warna tersebut hadir dari berbagai bahan, seperti tulle yang tipis, tafetta, tweed, hingga yang tebal seperti lame matelasse, mikado, jaquard tersaji dalam keragaman

potongan dan siluet busana yang tidak biasa. Dan yang menjadi benang merah, adalah ikat pinggang berukuran gigantis yang dihadirkan dalam warna tidak selaras. Ikat pinggang yang menjadi center of attention, bernuansa chrome senada dengan tema koleksi. Sungguh sebuah tawaran non-konvensional dari Sebastian Gunawan untuk pribadi-pribadi yang bold, berani menemukan dan menerima tantangan dalam berbagai aspek kehidupannya. 



Tags

please login to comment.

RELATED NEWS

Nikmati Koleksi 12 Desainer Muda IFF di Fashion Lab - Galleries Lafayette

Nikmati Koleksi 12 Desainer Muda IFF di Fashion Lab - Galleries Lafayette

READ MORE
Sinar&Pijar ; Kolaborasi apik Wardah bersama 8 desainer Indonesia dalam Indonesia Fashion Week 2018

Sinar&Pijar ; Kolaborasi apik Wardah bersama 8 desainer Indonesia dalam Indonesia Fashion Week 2018

READ MORE