5 Desainer Indonesia Melangkah di Runway Los Angeles Fashion Week 2017

Setelah NYFW (New York Fashion Week) sebagai satu dari 4 fashion week utama dunia, benua Amerika memiliki Los Angeles Fashion Week (LAFW) yang popularitasnya juga besar, karena berada di kota kedua terbesar di US, dan memiliki magnet film dunia, Hollywood.


LAFW yang diadakan dua kali dalam setahun sesuai musim mode, lebih berperan untuk mengangkat potensi fashion tidak hanya di kawasan Amerika, tetapi juga banyak negara lainnya. LAFW telah menampilkan banyak desainer dengan potensi global dan juga memberikan peluang setara untuk para desainer asing untuk menjejakkan kaki di pasar fashion Amerika Serikat. Untuk musim Spring/Summer 2017, LAFW hadir pada 25 September hingga 2 Oktober 2016.


Istimewa bagi kita, karena kali ini Indonesia mengirimkan 5 desainer tanah air untuk mempresentasikan koleksinya di runway LAFW. Mereka adalah Laison by Aurelia Santoso, Jajaka by Ivan Gunawan, Purana by Nonita Respati, Oscar Lawalata dan Linda Salmun. Inisiatif Konsulat Jenderal RI di Los Angeles untuk mengikutsertakan desainer Indonesia dalam LAFW berawal dari keinginan untuk memperkenalkan fashion Indonesia di West Coast, mengingat selama ini kiprah fashion Indonesia di US hanya sebatas New York/East Coast (sejak kebangkitan fashion di Indonesia, setiap tahun selalu ada desainer Indonesia yang show di New York untuk berbagai event).

Ivan Gunawan, Moza Pramita (mewakili Purana) dan Rinda Salmun pada Press Conference acara

Yang menarik, kelima desainer tersebut tidak akan tampil pada satu sesi fashion show bersamaan, tetapi masing-masing desainer mendapatkan jadwal hari dan slot yang berbeda-beda. Kelima desainer juga menunjukkan kekuatan desain masing-masing yang memiliki karakter dan gaya yang berbeda. Jajaka by Ivan Gunawan menampilkan koleksi 'Suku, dengan penekanan pada material print dengan ragam motif tradisional Indonesia yang distingtif. Purana dengan koleksi tie dye kombinasinya yang sangat bergaya resort, dipadu dengan aksesori seperti tas, dari anyaman bambu yang eksotis.


Rinda Salmun yang tetap membawa karakter desainnya yang menampilkan bentuk-bentuk estetis seperti garis dan blocking warna, kali ini terinspirasi dari karya pelukis Jerman Imi Knoebel, yang berkomposisi abstrak, warna dan garis, hingga gaya arsitektur art deco.


Keberangkatan para desainer selain berpartisipasi dalam fashion show di LAFW SS 17, juga bekerjasama dengan Indonesian Women Alliance (IWA) untuk membuat sebuah kampanye yang berfokus pada program nation branding yang kemudian disebut sebagai Explore Indonesia 2016 yang diselenggarakan di Santa Monica Promenade dan Fowler Museum University of California LA pada tanggal 24-25 September. Kegiatan pada event Explore Indonesia ini meliputi promosi lewat kopi, batik, seni dan fashion Indonesia.

please login to comment.

RELATED NEWS

LEKAT, menuju London Fashion Week 2017

LEKAT, menuju London Fashion Week 2017

READ MORE
6 Siswa Istituto di Moda Burgo Akan Tampil di JFW 2018

6 Siswa Istituto di Moda Burgo Akan Tampil di JFW 2018

Kali ini Istituto di Moda Burgo menggandeng Ali Charisma sebagai mentor khusus bagi para siswanya yang akan menampilkan karya di JFW 2018.

READ MORE