Micro Learning, 15 Menit Setiap Hari Untuk Mencapai Impian Kita

Puluhan perempuan yang sebagian besar ibu-ibu muda pada sebuah acara ditanya tentang apa passion terbesar mereka saat ini, apa yang ingin dicapai. Mereka diminta untuk menuliskannya pada selembar kertas.

Bermacam-macam jawaban mereka, beberapa diantaranya: 'ingin mengabadikan keindahan alam banyak daerah di Indonesia', 'menjadi penari terkenal', 'memiliki clothing line anak-anak', 'mengelola PAUD', dan beberapa jawaban yang mirip, 'ingin menerbitkan buku' -mungkin karena banyak diantara ibu-ibu ini yang menjadi blogger-. 

Menyusul pertanyaan tersebut, adalah "Apa yang menghalangi anda mencapai passion tersebut?" 

Jawaban yang paling umum adalah -pasti kita bisa menduganya-, tidak sempat/tidak ada waktu/bingung mengatur waktu diantara serentetan tanggung jawab sebagai ibu, baik ibu yang beraktivitas di rumah maupun di kantor/di luar.

Truth is, kita semua pasti punya kebutuhan untuk aktualisasi diri (apabila kebutuhan lainnya telah terpenuhi). Penelitian menunjukkan bahwa 60% perempuan Indonesia adalah sosok yang ingin maju (progress seeker) yang masih punya keinginan kuat untuk merealisasikan passion dan impian mereka. 
Apa passionmu?

Kemudian tantangan selanjutnya, seperti yang banyak ditulis oleh banyak perempuan diatas: kurangnya waktu luang untuk mengejar passion tersebut. Nah, biasanya kita cenderung berpikir bahwa kita butuh waktu spesifik untuk berusaha merealisasikan passion tersebut. Misalnya, kita butuh waktu seharian untuk bisa ikut komunitas belajar fotografi, atau butuh waktu sekian jam untuk belajar menjahit, atau untuk ikut kursus melukis. Meluangkan waktu sebanyak itu diantara tugas-tugas kantor atau rumah tangga? Rasanya tidak mungkin.

Think again. Kita diberi anugrah waktu yang sama oleh Tuhan, yang seharusnya bisa kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Pernah dengar micro learning? Memanfaatkan waktu yang sebentar, sekitar 10-15 menit setiap hari untuk belajar dan berlatih hal baru, yang bisa kita lakukan secara mandiri. 15 menit sehari, pasti bisa kan?

Gunakan teknologi -youtube, aplikasi digital- sebagai tools yang bisa membantu kita untuk belajar apapun, yang penting adalah komitmen kita untuk sempat, untuk memiliki waktu ini untuk berusaha mencapai passion kita. 

Komitmen seperti ini yang ingin disebarluaskan oleh Sunlight, melalui kampanya 'Ibu Bersinar Sunlight' dengan tagline #SayaSempat. Sunlight lewat penelitian "Pockets of potential; How micro-learning during pockets of time can lead to new skills and opportunities" mengungkap bahwa setiap orang dapat mewujudkan impian atau passion yang mereka miliki dengan menyediakan waktu paling tidak 15 menit setiap harinya dengan mempelajari dan mengulangi keterampilan yang sama. 



Kampanye 'Ibu Bersinar Sunlight' memiliki program-program yang menyasar pada tiga pilar utama, yaitu konsumen, komunitas dan ibu pemilik warung. Bagi konsumen, Sunlight mengadakan Kelas Ibu Bersinar seputar fashion bersama Ria Miranda dan memasak bersama Rinrin Marinka, yang akan diadakan pada bulan November 2017. Bagi Ibu-ibu pemilik warung, Sunlight bersama Dulux melakukan pengecatan dan penataan ulang warung agar lebih menarik. Dan program ini juga mengundang partisipasi perempuan Indonesia dengan mengunggah foto hobi dan minat mereka ke Facebook dan Instagram Sunlight dengan hashtag #IbuBersinar untuk mendapatkan kesempatan mengikuti kelas Ibu Bersinar diatas.

Jadi bisa dan sempat kan untuk melakukan micro-learning ini setiap hari? Passion dan impian kita pasti bisa terwujud!  

Tags

please login to comment.

RELATED NEWS

Yuk Datang ke Pameran Terbesar Mother&Baby Fair 2017

Yuk Datang ke Pameran Terbesar Mother&Baby Fair 2017

READ MORE
Segelas Susu di Waktu Sahur, Esensial untuk Puasamu

Segelas Susu di Waktu Sahur, Esensial untuk Puasamu

READ MORE