Generasi Micin Kreasi Hannie Hananto

Persepsi positif tentang msg atau micin kini banyak diperdengarkan, mengingat pemahaman masyarakat selama ini tentang MSG yang kurang tepat. Hannie Hananto juga ikut menyumbangkan bagiannya.

Generasi Micin Kreasi Hannie Hananto

Beberapa waktu lalu viral kampanye komersial sebuah brand penyedap rasa yang 'mengubah' image generasi masa kini yang nyaman dan bangga dengan sebutan Micin Swag Generation (MSG). Konten iklan penyedap rasa yang biasanya seputar makanan, dalam pariwara tersebut berubah total; image anak muda masa kini yang sangat modern, dinamis, tech savvy, fashionista, dan open-minded.  

Komunikasi publik ini pun sebenarnya sebagai respon atas persepsi yang melenceng -yang masih dipercaya sebagian masyarakat- bahwa MSG merupakan bahan yang bisa merusak tubuh dan mengganggu fungsi otak. Sehingga sempat muncul istilah generasi micin -dengan persepsi negatif- yang mengacu pada generasi yang sering mengonsumsi MSG/micin. Padahal, faktanya MSG merupakan bahan penambah rasa yang berbahan alami, yang menciptakan rasa gurih dan -seperti bumbu lainnya- tidak berbahaya bila dikonsumsi secara wajar. Pernyataan ini bahkan telah dikonfirmasi oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia (PDGKI) untuk meluruskan pemahaman tentang MSG.

Pergeseran image Generasi Micin ini juga turut menginspirasi Hannie Hananto untuk desain koleksi yang dipamerkan pada Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2020 lalu. Meskipun sebagai desainer, tren atau karakter generasi setelah milenial ini-lah yang lebih menjiwai koleksinya, kongruen dengan DNA brand Anemone/Hannie Hananto yang selalu mengambil sisi pop culture dunia, yang bersifat fun dan seru. 

  

Generasi Micin yang ditangkap oleh Hannie Hananto ini sebagian besar merupakan Gen Z, belum menjadi generasi produktif atau penentu, tetapi populasinya telah melampaui milenials. Generasi yang sangat diverse ini lahir di tengah pertumbuhan ekonomi yang lemah dan merupakan generasi yang pertama dalam sejarah yang tidak mengenal “hidup tanpa internet”.

Gen Z merevolusi tatanan bisnis dan manajemen menjadi lebih mudah and berlogika bagi manusia, sangat interaaktif dan lebih menyukai temu muka (face to face). Karena itu pula, Gen Z yang berwawasan luas terbuka terhadap fakta yang logis, dan tidak terjebak pada persepsi keliru selama ini. Salah satunya tentang MSG, yang seperti bumbu lainnya, aman untuk dikonsumsi dalam batas yang wajar.

Di sisi lain, Gen Z yang kemudian muncul sebagai generasi yang nyaman saja disebut sebagai Generasi Micin, dengan gaya hidupnya yang swag (cool, keren), seperti yang digambarkan dalam iklan bumbu penyedap di atas. Menyukai ekspresi fashion yang personal dan diverse, lebih daripada generasi sebelumnya. Hannie menuangkannya secara harfiah dalam print-print besar -yang menjadi ciri desainnya- bergambar mangkok yang sangat lekat dengan image micin. Warna-warnanya pun identik dengan merek-merek MSG yang siapapun kita, pasti akrab mengenalinya ;)

  

  

Mendukung semangat eco fashion dan arus besar sustainable fashion yang digaungkan dalam MUFFEST, Hannie Hananto menggunakan bahan utama kain blacu untuk koleksi ini. Kain blacu adalah tekstil tenunan polos yang terbuat dari kapas yang tidak dikelantang dan tidak diproses sepenuhnya. Rehat dari material polyester yang biasanya menjadi bahan utama kain cetak (printing). Ternyata, kain blacu inipun bisa diolah dengan sablon dan print mesin untuk menghasilkan warna-warna pekat dan kontras yang dibutuhkan dalam desain. Meskipun demikian, penggunaan kain blacu masih dipertanyakan sebagai bahan busana yang nyaman dikenakan (wearable), kecuali sebagai pelengkap seperti outer. 

Selain material, konsep zero waste atau tidak menghasilkan sampah/limbah kain juga berusaha diterapkan, meskipun tidak bisa 100%. Potongan dress bersiluet lurus, kaftan dan boxy outer menjadi pilihan yang lebih memungkinkan penerapan zero waste production

See also:
-- Generasi Micin Kreasi Hannie Hananto -- Menjadi Bagian dari Fashion yang Etis -- Gerakan Kepedulian dari Jakarta Fashion Trend 2020 -- Koleksi Ramah Lingkungan dan Upaya Fashion Berkelanjutan dari Shafira --

Tags

please login to comment.

RELATED ARTICLES

Cerita Kolaborasi L.tru x Mice Cartoon dalam Dear Woman

Cerita Kolaborasi L.tru x Mice Cartoon dalam Dear Woman

READ MORE
Teguhkan Karakter Busana Syar'i, Lina Sukijo & Si.Se.Sa

Teguhkan Karakter Busana Syar'i, Lina Sukijo & Si.Se.Sa

READ MORE