Introducing Indonesia, Diplomacy Through Fashion

Indonesia dan Turki adalah dua negara yang memiliki banyak persamaan, antara lain keduanya merupakan salah satu negara berpenduduk muslim terbesar dan disebut sebagai pasar modest fashion terbesar di dunia. Turki dikenal dengan industri manufakturnya yang kuat sehingga dikenal sebagai salah satu supplier modest fashion terbesar di dunia. Indonesia dikenal dengan langkah progresif melalui program-program dan inovasi desain. 

Indonesia memiliki ribuan brand, sebagian besar berfokus pada pembuatan pakaian sopan untuk tampilan modest/muslim fashion. Banyak acara dan program inovatif yang diciptakan di negeri ini, dari satu kota ke kota lain- di penjuru negeri. Namun, pandemi menghantam industri fashion ke titik terendah dan banyak brand fashion berusaha bertahan menghadapi semua tantangan.

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Ankara dan #Markamarie (dikenal sebagai aggregator modest fashion Asia Tenggara) mencoba menghubungkan dua negara bersama atas nama fashion melalui acara bertajuk Introducing Indonesia.

Introducing Indonesia diadakan secara hybrid (offline & online) pada 7-8 April mulai pukul 14.00-16.00 (waktu Turki) atau 18.00-20.00 WIB di Wisma Indonesia di Ankara dan akan menampilkan peragaan busana oleh 7 brand fashion serta penampilan dan presentasi untuk memperkenalkan fashion dan budaya Indonesia.

  

Tethuna & Wearing Klamby

Tujuh brand yang disebutkan adalah Elzatta (salah satu pelopor brand modest fashion terdepan), Wearing Klamby (brand modest fashion dengan engangement tertinggi dengan 1,6 juta pengikut), Jawhara Syari (brand terkemuka yang berfokus pada gaya syari - gaya sepenunhnya tertutup), Tethuna (brand yang mengolah busana dengan detail Sulaman Karawo dan didukung oleh Bank Indonesia Gorontalo), Medina Zein (brand urban modest yang dipimpin oleh entrepreneur Medina Zein) dan dua emerging brands Restu Pratiwi (berfokus pada pakaian kantor) dan Hwan Eco Ethnic (brand scarf dengan desain etnik yang unik). 

Selain fashion show, ada juga pertunjukan Angklung yang dibawakan oleh Dharma Wanita KBRI Ankara dan juga presentasi Prelude to Indonesian Fashion by #Markamarie oleh Franka Soeria.

Ketujuh brand tersebut membuat koleksi khusus mereka untuk dipamerkan di acara tersebut. “Melalui diplomasi fashion ini, kami bertujuan untuk menghubungkan pusat kedua negara Muslim, Indonesia dan Turki, lebih dekat dari sebelumnya ”, ujar H.E Lalu Muhamad Iqbal, Duta Besar Republik Indonesia untuk Turki berbagi alasan tentang penyelenggaraan acara tersebut. Duta Besar Iqbal menjelaskan lebih lanjut bahwa Ibu Negara Turki, Ibu Emine Erdoğan pun ikut menghadiri acara tersebut pada 7 April 2021.

  

Medina Zein & Elzatta

Kolaborasi menjadi pesan utama bagi industri fashion di era yang penuh tantangan ini. Franka Soeria, co-founder #Markamarie mengatakan fashion hanya bisa bertahan jika brand saling berkolaborasi melalui berbagai aktivas.

“Kami ingin memperkenalkan brand ready to wear Indonesia ke Turki. Indonesia menawarkan gaya yang beragam dengan perpaduan Timur dan Barat. Dalam acara ini kami menghadirkan brand-brand yang terdiri dari pionir, pemenang digital, salah satu pemimpin dalam gaya Syari, modern etnik, urban look, edgy look hingga brand scarf dengan motif fresh. Indonesia bukan hanya pasar yang besar tapi juga sumber kreativitas yang besar, kami berharap bisa bekerjasama dengan Turki lebih baik lagi, ”ujar Franka.

Introducing Indonesia: A Hybrid Fashion Event diadakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat selama acara berlangsung. Masyarakat Indonesia juga dapat menyaksikan acara tersebut secara online melalui saluran Youtube: Indonesia di Ankara pada tanggal 7 April pukul 18.00-20.00 WIB.

“Tidak mudah untuk menyelenggarakan acara selama pandemi ini, namun kami menyadari bahwa brand membutuhkan aktivasi agar dapat bertahan di pasar. Peristiwa seperti ini akan memicu pasar menjadi lebih tangguh, ”ujar Franka Soeria.

Lebih lanjut Duta Besar Iqbal mengatakan "Kami akan terus mencari cara dan sarana untuk membuat masyarakat kami lebih dekat, meskipun menghadapi tantangan pandemi. Kami bangga bisa menghadirkan dan memperkenalkan 7 brand Indonesia kepada komunitas fashion modest di Turki. Kami berharap acara ini dapat menjadi wadah untuk saling mengenal dan berbisnis”, tambah Dubes Iqbal.

Introducing Indonesia juga didukung Ekipman, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Ottogonale, Mecan Ağim Makeup Studio, Elzatta, GD Global, Alami dan JJ Royale. Selain itu community partner yang mendukung adalah MUSWIB, Istanbul & I, Council of Modest Fashion, Hijab Latino America dan Modest Russia.


See also:
-- 'Indonesian Beauty 2019' by Asky Febrianti in Colaboration with Hotel Gran Mahakam -- Menggabungkan 3 Kekuatan Kreatif (JFW, Brightspot & IdeaFest) dalam ID Creative Week -- Yuk, Weekend Seru Bersama Karnaval Akulaku di Taman Bintaro Jaya Xchange -- Muslimah Creative Stream Fest Vol 2 2020: New Normal Is Normal --

Tags

please login to comment.

RELATED NEWS

PESONA Ramadhan Fashion Delight 2017 Tampilkan Koleksi Khusus Ramadhan dan Lebaran

PESONA Ramadhan Fashion Delight 2017 Tampilkan Koleksi Khusus Ramadhan dan Lebaran

READ MORE
'Merayakan' Hijab bersama Aidijuma x World Hijab Day

'Merayakan' Hijab bersama Aidijuma x World Hijab Day

READ MORE