48 Karya Seniman & Designer untuk 4 Dekade Yayasan Jantung Indonesia

48 Karya Seniman & Designer untuk 4 Dekade Yayasan Jantung Indonesia

Tahun 2021 ini Yayasan Jantung Indonesia (YJI) telah memasuki usia 40 tahun. Sebuah rentang masa yang membuktikan kiprah, dedikasi dan konsistenti dalam meningkatkan kesadaran publik tentang penyakit jantung di Indonesia. Momen penting ini dirayakan dengan peluncuran buku “Berdetak 4 Dekade Yayasan Jantung Indonesia”, dimaknai sebagai literasi dalam mengulas kembali sejarah pendirian dan perjalanan YJI. Diakui oleh para pengurus, buku tersebut juga menjadi cara dalam mengapresiasi kerja keras dan pengabdian para pendiri, pengurus, dokter, dan relawan, yang telah berdedikasi penuh selama 40 tahun, bekerja sama dengan pemerintah dalam menurunkan angka penyakit jantung dan kardiovaskular di Indonesia.

Diinisiasi oleh Didit Hediprasetyo sebagai Creative Director dari Adhvan Media, proses pembuatan buku dimulai dengan mengundang para seniman kontemporer dan perancang busana untuk mendonasikan karya bertema “jantung”. Karya-karya tersebut didonasikan untuk menggalang dana demi membantu pasien dengan penyakit jantung dari keluarga pra sejahtera. Karya para seniman dan desainer fashion yang tertuang dalam buku ini juga ditampilkan dalam pameran tertutup berjudul “Berdetak: 4 Dekade Yayasan Jantung Indonesia” di Museum Nasional Indonesia.





Dengan mengusung tema “Show Your He(art)” dan mengedepankan semangat kolaborasi, pembuatan buku tersebut didukung oleh 11 seniman kontemporer dan 16 perancang busana dan perhiasan. Para seniman tersebut adalah Aditya Novali, Agus Suwage, Angki Purbandono, Davy Linggar, Eddie Hara, Meliantha Muliawan, Mella Jaarsma, Mujahidin Nurrahman, Mulyana, Octora Chan, dan Syagini Ratna Wulan. Sedangkan para desainer adalah Adrian Gan, Auguste Soesastro, Cara Faye, Didit Hediprasetyo, Eddy Betty, fbudi, Ghea Panggabean, Harry Halim, Heaven Tanudiredja, Major Minor, Sebastian Gunawan, Sejauh Mata Memandang, Stella Rissa, Tangan, Toton, dan Tulola Jewelry.

Hingga saat ini, donasi karya telah dapat membantu kurang lebih 20 anak dengan cacat jantung bawaan dari keluarga pra sejahtera, dalam bentuk bantuan deteksi dini, kuratif, dan rehabilitatif. Pameran tertutup tersebut juga dimanfaatkan untuk rekaman pameran virtual, yang mulai 9 November 2021 dapat dinikmati oleh publik melalui https://inaheart.or.id/40TahunYJI.  

Cara Faye - Auguste Soesastro

Adapun buku “Berdetak 4 Dekade Yayasan Jantung Indonesia” ini akan dijual kepada masyarakat umum, dan seluruh hasil penjualannya akan disumbangkan juga bagi YJI untuk mendukung dan mewujudkan program-program di masa mendatang. 

Selain itu, untuk pertama kalinya, Kepengurusan Yayasan Jantung Indonesia, juga meluncurkan “Heart Award” yang pertama kalinya diluncurkan bersamaan dengan perayaan ulang tahun YJI ke-40. Heart Award ini dianugerahkan pada satu institusi dan satu individu yang dinilai berjasa dalam perjalanan YJI. Penerima Heart Award tahun 2021 ini adalah Rumah Sakit Jantung Harapan Kita dan Ibu Suhardani Arifin. Adapun desain trophy Heart Award ini didesain atas kerja sama pengurus YJI dengan seniman Taufan AP. 

“Sejak awal didirikan, YJI mengusung misi untuk membantu masyarakat, terutama mereka yang berasal dari kalangan kurang mampu, agar bisa mendapatkan akses medis maupun finansial demi keselamatan dan kesehatan jantung. Tercatat hingga bulan Agustus 2021, YJI telah memberikan bantuan kuratif dan rehabilitatif bagi 2.175 pasien dengan penyakit jantung dari keluarga pra sejahtera. Hal tersebut tentu saja merupakan hasil jerih payah seluruh komponen YJI dalam hal penggalangan dana, serta dukungan dari para donatur, sehingga berbagai program promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif dapat berjalan dengan baik,” ujar Esti Nurjadin, Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia.

Keberhasilan tersebut juga tidak terlepas dari usaha YJI sebagai organisasi nirlaba dalam menghadapi berbagai tantangan, terutama ketika memasuki era pandemi COVID-19. Keterbatasan dalam berbagai kegiatan selama pandemi mendorong YJI untuk lebih kreatif dalam mendesain program penggalangan dana agar sesuai dengan kebiasaan baru atau new normal. 


See also:
-- 10 Langkah RiaMiranda -- 48 Karya Seniman & Designer untuk 4 Dekade Yayasan Jantung Indonesia -- Telling Series of Unfortunate Events on 'Confide' -- Forever Playful, Jangan Pernah Berhenti Bermain! --

Tags

please login to comment.

RELATED ARTICLES

Menjelajah Dunia Imajinasi Anak di Children's Biennale 2017

Menjelajah Dunia Imajinasi Anak di Children's Biennale 2017

Bermain di galeri seni tidak pernah seseru dan semenarik ini!

READ MORE
Kesegaran Art Jakarta Gardens 2022

Kesegaran Art Jakarta Gardens 2022

Tawarkan konsep baru: lebih segar, inovatif, dan terbuka di Hutan Kota by Plataran, Jakarta

READ MORE