Serial Kreatif 'Halustik' Tayang di 16 Negara


Sebuah karya anak bangsa yang membanggakan di bidang perfilman baru saja diluncurkan pada bulan September ini. Sebuah film seri kreatif berjudul 'Halustik', mulai ditayangkan di layanan video OTT Viu pada 12 September 2018, dan tayang sekaligus di 16 negara melalui platform ini.

Saya telah mengikuti proses perjalanan produksi film ini, dan sungguh merekomendasikan film seri ini. Berikut beberapa alasannya.

1. Halustik merupakan produk hasil dari proses 'Viu Pitching Forum', sebuah kompetisi terbuka, ajang tahunan yang didedikasikan untuk mengembangkan talenta dan ide-ide kreatif guna mengembangkan industri konten Indonesia. Siapapun, calon-calon sineas dan kreator muda bisa mengikuti kompetisi ini. Para finalis kemudian mendapatkan workshop dan mentorship intensif dari sineas terkemuka di Indonesia. Mengapa melalui pitching? Untuk mendapatkan cerita yang benar-benar kreatif, orisinal dan relevan dengan masyarakat Indonesia. 

2. Jadi, halustik bukanlah karya instan, melainkan melalui sebuah proses panjang, yang memastikan adanya regenerasi sineas berkualitas di Indonesia, dan dilakukan dengan standar produksi perfilman yang tinggi sehingga menghasilkan sebuah film yang berkualitas tinggi.

3. Cerita Halustik adalah karya pemenang Viu Pitching Forum 2018, Sari Anom yang berasal dari Bandung. Sari memiliki background teknik kimia, dan sama sekali belum pernah terlibat dalam produksi perfilman sebelumnya. Cerita Halustik ini merupakan buah pemikiran dan refleksinya atas kehidupannya sehari-hari, yang dituangkan dalam cerita imajinasi yang kreatif, dan orisinal!

4. Istilah Halustik sendiri merupakan terma baru, yang belum akrab di telinga kita. Halustik berasal dari 'halu', istilah masa kini terhadap semua hal yang berbau kurang rasional, dan holistik, sebuah pendekatan menyeluruh. Konsep halustik ini kemudian dikembangkan menjadi sebuah cerita tentang cinta,persahabatan dan perjuangan dua orang sahabat dalam menghadapi tantangan hidup di Jakarta. Sebuah moment membangkitkan kesadaran, yang membawa mereka ke Nepal dan merubah hidup kedua sahabat ini selamanya.

5. Film seri ini bergenre komedi romantis, dengan alur yang lengkap. Ada banyak momen lucu, sedih, tegang, romantis, dan yang pasti, halu! Nia Dinata sebagai salah satu sutradara, mengungkapkan bahwa film ini sangat relevan dengan orang Indonesia, terutama di perkotaan. Banyak input tentang how to deal with many problems in life, tanpa menggurui. Banyak yang bisa kita refleksikan dalam kehidupan kita sehari-hari.


Selain Nia Dinata, film seri ini juga disutradarai oleh Lucky Kuswandi dan Andri Cung, kolaborasi 3 sutradara yang keren, kekinian dan sangat mumpuni. Dibintangi oleh Tara Basro, Richard Kyle, Lutesha dan Natalius Chendana. Banyak juga karakter-karakter lain yang pasti akan bikin kita cinta banget dengan film ini. 

Seperti disampaikan Myra Suraryo dari Viu Indonesia, Viu berkomitmen untuk terus menghadirkan tayangan-tayangan segar kepada pemirsa di indonesia, dan pada saat yang sama, melakukan investasi di dunia perfilman Indonesia dengan menjadikan Viu sebagai wadah berkreasi anak-anak bangsa dan kemudian membawa hasil karya anak bangsa ke dunia internasional. Serial Halustik tidak hanya tayang di Indonesia, tapi juga di 16 negara di mana Viu berada, baik di Asia dan Timur Tengah.

Halustik disponsori oleh Emina Cosmetics juga menghadirkan Mischief Mystery, sebuah lagu berirama pop-electronic yang dinyanyikan oleh Bonita, diciptakan oleh Rayssa Amaliadynta dari Double Deer Records sebagai Original Soundtrack (OST). Halustik akan hadir dalam 13-episode, mulai tayang perdana pada 12 September 2018 diikuti oleh episode terbaru setiap minggunya pada hari Senin & Selasa, eksklusif hanya di aplikasi Viu dan Viu.com.


 

please login to comment.

RELATED NEWS

Jangan Ragu Memulai Bisnis. Ini Panduan Untuk 9 Bidang Usaha, Simpel dan Akurat

Jangan Ragu Memulai Bisnis. Ini Panduan Untuk 9 Bidang Usaha, Simpel dan Akurat

READ MORE
Konser 'Kangen Yang Terindah', yang Terbaik dari Tahun 90an

Konser 'Kangen Yang Terindah', yang Terbaik dari Tahun 90an

READ MORE