Merayakan Batik dan Fashion di Ngawi

Kemeriahan Hari Batik Nasional tahun ini menyeruak tidak saja dari kota Solo dimana perayaan berskala nasional diselenggarakan, tetapi juga dari kabupaten Ngawi, yang berada di sebelah timur kota Solo. Pada 4-5 Oktober 2019 ini, Dinas  Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Ngawi kembali menyelenggarakan 'Ngawi Batik Fashion 2019' yang merupakan perhelatan tahunan kota ini. 

Ngawi Batik Fashion merupakan event kolaborasi dari pemerintah, para pengrajin, desainer dan industri kreatif di kota ini dan sekitarnya. Event ini diselenggarakan untuk mempresentasikan karya-karya desainer independen dengan mengunakan bahan dasar batik asli Ngawi, yang terkolaborasi dengan industri-industri terkait seperti industri tas, perhiasan, sepatu aksesoris dll.  

Selain merayakan Hari Batik, event ini juga ingin mempromosikan kota Ngawi dan potensi kreatifnya terutama dalam fashion dan kerajinan. Ngawi merupakan gerbang masuk Jawa Timur, sehingga kota ini memiliki potensi yang sangat besar dalam bidang pariwisata dan industri kreatif.


Serangkaian kegiatan Ngawi Batik Fashion antara lain workshop pengrajin batik dan desainer, kompetisi, fashion show dan pameran karya pelaku ekonomi kreatif Ngawi. Diantara para peserta pameran tersebut adalah pengrajin batik, komunitas rajut, pengrajin kayu, aksesori dan warga binaan dari Lapas yang menghasilkan hasil karya kerajinan tangan.

Hari pertama penyelenggaraan Ngawi Batik Fashion 2019 diramaikan dengan Lomba Model Ngawi Batik Fashion dengan total peserta 147 dari kategori umur 4 th sd 22 th serta perwakilan dari Satuan Kerja. Busana yang dikenakan harus berbahan dasar Batik Ngawi asli non printing yang dibeli dari pengrajin batik. Disamping itu dilaksanakan pula pengukuhan Asosiasi Pengrajin Batik Ngawi.

Hari kedua Ngawi Batik Fashion menampilkan pergelaran koleksi desainer dengan olahan Batik Ngawi yang dikombinasikan dengan wastra nusantara lainnya. Koleksi meliputi busana ready-to-wear, busana muslim, kebaya dan gaun malam. Para desainer tampil dengan berkolaborasi bersama pengrajin Batik Ngawi, antara lain Safartiwi Gadeng dari Aceh bersama Batik Pringgondani, Mahdalia Makkulau dari Makasar bersama Batik Enjang Pelangi, Alvy Oktrisni dari Padang berkolaborasi dengan Batik Langgeng Lestari, desainer Robin Karebet Solo bersama Batik Sidomulyo serta desainer Happa Lestari Ngawi berkolaborasi dengan Batik Karunia. 

Kolaborasi apik lainnya ditunjukkan oleh desainer dan batik: Supiyah x Batik Joglo Timur, Tofa Anglo x Batik Alfando, Oerip Indonesia x Batik Lumintu, Bagoes Sajiwo x Batik Seyvana, Rhiana Putri x Batik Murakapi, dan Ferry Daud x Batik Karunia. 


See also:
-- The Spectrum of Batik, Memadukan Batik dan Kecanggihan Tata Cahaya -- Amsterdam to Host Indonesia Cultural Fashion 2016 -- DAYS by Danar Hadi, Batik yang Dinamis dan Ceria untuk Anak Muda. -- Batik & Tenun Yang Bergaya dari [bi], Jarit, Dru dan Carmel --

Tags

please login to comment.

RELATED NEWS

Mencipta Imaji Berani, Intens dan Penuh Tantangan; Cromia dari Sebastian Gunawan

Mencipta Imaji Berani, Intens dan Penuh Tantangan; Cromia dari Sebastian Gunawan

READ MORE
Kesempurnaan Kupu-Kupu, Paduan Fashion & Perhiasan Kolaborasi IPMI & Hartadinata Abadi

Kesempurnaan Kupu-Kupu, Paduan Fashion & Perhiasan Kolaborasi IPMI & Hartadinata Abadi

READ MORE