Lari Mundur Bertema Retro bersama Yayasan Kanker Indonesia

Hari Minggu 18 September kemarin, pertama kalinya diselenggarakan event lari mundur pertama di Indonesia, bertajuk RetroRun 2016. Konsep lari mundur ini dikemas secara fun, tidak bersifat kompetisi, sehingga peserta lari merasakan sensasi dan pengalaman berbeda bersama-sama dengan ribuan peserta lainnya. 

Konsep lari mundur ini digagas oleh Yayasan Kanker Indonesia, bersama dengan PT Mundipharma Healthcare melalui brand Betadine. Ajang lari mundur yang kreatif ini sejalan dengan tujuan metode paliatif terhadap penanganan kanker yang sedang digaungkan oleh YKI. Metode paliatif menyasar pada aspek psikologi penderita kanker dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup penderita kanker dengan menghadirkan rasa tenang dan nyaman, juga fun, tanpa merasa tertekan atas penyakit yang diderita.

Acara lari mundur ini merupakan charity fun run yang bertujuan tidak hanya memberikan kontribusi bagi sesama, dalam hal ini para penderita kanker, namun juga mengajak para peserta dan survivor kanker yang berada di bawah naungan YKI untuk turut bergembira bersama melalui nuansa tematik dari tiga era yang disuguhkan, yaitu era 90', 80' dan 70'an. Para peserta juga antusias mengenakan kostum bernuansa tiga era tersebut.


Lari mundur sendiri merupakan tantangan, bahkan bagi mereka yang terbiasa berlari. Kita pun mesti lebih awas terhadap apa yang ada di belakang kita saat lari, karena itu di event ini penyelenggara sudah mengantisipasi dengan menempatkan banyak petugas untuk memandu para peserta saat lari. Lari mundur membakar lebih banyak kalori, sehingga sangat terasa lebih cepat capek daripada lari biasa. Mau mencoba lari mundur? Tapi pastikan anda awas dengan lingkungan sekitar, tidak di jalan raya, dan kalau bisa anda tidak sendirian ya. 

please login to comment.

RELATED NEWS

Persiapkan Tubuh Saat Puasa, Perbanyak Makan Sayur

Persiapkan Tubuh Saat Puasa, Perbanyak Makan Sayur

READ MORE
Raising Breast Cancer Awareness Through the Lens of Margareth Horhoruw

Raising Breast Cancer Awareness Through the Lens of Margareth Horhoruw

READ MORE