Instalasi bertema Spring Emperor & 10 Gaun Megah karya Desainer Indonesia ditampilkan di Senayan City


Menjelang awal bulan Februari 2017 ini (18 Januari - 5 Februari), interior Senayan City disulap menjadi serba merah, terutama di main atrium yang berubah bagaikan halaman depan kerajaan Cina yang sangat megah.  Spring Emperor Installation yang berada di lantai 1 ini sebagai bagian dari program 'Prosperous Spring' Senayan City yang menghadirkan berbagai instalasi seni, program belanja dan penampilan bercirikan negeri tirai bambu. Tata interior megah ini terinspirasi  dari  Dinasti Qing yang berjaya  pada  abad  17 dan 18 dan  berkuasa  selama  700 tahun.

Spring Emperor Installation ini adalah sebuah instalasi yang menggabungkan seni dan fashion yang terinspirasi dari Dinasti Qing dimana  keanekaragaman  budaya  Cina  dikemas dalam  bentuk modern tanpa  menghilangkan keunikan dari  budaya Cina  itu sendiri. Untuk  instalasi  ini, Senayan  City  juga  bekerjasama  dengan 10  designer  ternama Indonesia menghadirkan 10 kreasi design yang secara eksklusif dirancang khusus untuk instalasi ini. Mereka adalah Andreas Odang, Ari Saputra, Danny Satriadi, HianTjen, Mel Ahyar, Rinaldy A. Yunardi, Sapto Djojokartiko, Sebastian  Gunawan, Stella  Rissa  dan  Yogie  Pratama. Melalui  instalasi  ini  juga,  Senayan  City  ingin terus bekerjasama mengapresiasi dalam memberi ruang bagi designer Indonesia untuk menampilkan karya-karyanya agar dapat dinikmati oleh masyarakat luas.

Berikut ke 10 desainer dan karyanya yang bernuansa serba merah;

Andreas Odang –Autumn’s Golden Wind

Koleksi  ini  terinspirasi  dari  puisi-puisi  Cina  klasik  mengenai  kisah  cinta  seorang  gadis  dengan  seorang  tentaraperang yang harus berpisah karena sang tentara harus berjuang dan dia menepati janjinya untuk kembali. Sang gadismenunggu dengan setia hingga suatu hari mereka bertemu kembali.

Ari Seputra –The Empress of China

The Empress of China dilatarbelakangi oleh sebuah kisah wanita dari kekaisaran yang memerintah dengan berani. Menginspirasi kita untuk mendefinisikan kembali kecantikan kekaisaran di masa lampu dari sisi modern.

Danny Satriadi –Xúnzhǎoàiqíng

Terinspirasi  dari  kecantikan  mawar  merah  yang  merupakan  simbol  cinta.  Merah  juga  berarti  kebahagiaan  dan kemakmuran. Melalui koleksi ini,sang perancang mengharapkan tahun yang penuh cinta dan kebahagiaan melalui gaun yang ditampilkan.

Hian Tjen –The Lady Yehenara

Koleksi yang dihadirkan terinspirasi dari kecantikan The Empress Dowager Cixi dari dinasti Qing yang terkenal akan gaya elegandan kecantikannya yang melegenda. Memerintah selama 47 tahun, Lady Yenehara adalah nama asli sang permaisuri sebelum putranya bergelar kaisar Tongzhi.

Mel Ahyar –Tian Hou Dream

Tian Hou atau “permaisuri surgawi” diambil dari julukan permaisuri Wu Zetiansebagai satu-satunya kaisar wanita pertama dan terakhir yang memberi inspirasi perempuan untuk memimpin, memegangkendali serta memajukan agama  dan  pendidikan  rakyatnya. Dreamyang  berarti  mimpi  untuk  masa  depan,  optimis  untuk  wanita  dapat memimpin yang diterjemahkan ke dalam couture dressyang lebih modern serta permainan embellishment yang  diperindah simbol roosteryang mewakili tahun ayam api yang melambangkan jiwa optimisme.

Rinaldy A. Yunardi –Cinta & Budaya Dinasti Tang

Koleksinya terinspirasi dari dinasti Tang sebagai salah satu titik tertinggi dalam sejarah Tiongkok dimana ekonominya makmur, masyarakatnya tentram, kebudayaan yang luar biasa. serta merupakan masa terbesar untuk puisi Tiongkok dimana Li bai dan Du Fu. Berbagai pelukis terkenal seperti Han Gan, Zhang Xuan, dan Zhou Fang juga berasal dari masa ini. Kemakmuran sosial dan ekonomi dinasti yang beribukota Chang’an (kini Xian) ini juga meningkatkan perkembangan sastra dan seni.

Sapto Djojokartiko

Untuk instalasi Spring Emperor ini, Sapto secara exclusive merancang sebuah one piece dress dalam warna merah yang dalam budaya Cina berarti kemakmuran. Dengan pilihan kerah beraksen oriental dan cutting serta siluet yang ramping, tampilan mewah seperti bunga yang sedang bermekaran terlihat pada gaun ini.

Sebastian Gunawan –Queen Emperor of Dynasty Qing

Sebastian Gunawan  menampilkan koleksi dengan siluet modern, atribut dari koleksi exclusive ini terinspirasi dari dinasti Qing yang dilengkapi dengan cape bersulam motif Cina yang mencerminkan kebudayaan Cina dari sisi tradisional dan modern.

Stella Rissa –Modern Contemporary Grandeur

Cheong Sam yang ditampilkan mengambil nuansa tahun 20-an yang diperuntukkan bagi parasocialite dan wanita dari kalangan atas pada saat itu. Sebuah dressdengan cutting yang erat memeluk tubuh dengan nuansa warna merah dan biru yang berarti kemakmuran serta warna tosca yang kontemporer. Kesan mewah bertambah dengan cape yang dilengkapi dengan sulaman oriental.

Yogie Pratama –Yang Gui Fei

Yang Yu Huan adalah Selir kesayangan Kaisar Tang Xuan Zong yang berasal dari Dinasti Tang. Karena merupakan selir Kaisar, maka Yang Yu Huan juga dikenal dengan sebutan Yang Gui Fei. Selain kecantikannya, Yang Gui Fei juga memiliki bakat yang tinggi dalam musik dan tarian sehinggasangat disayangi oleh Kaisar Tang Xuan Zong. Terdapat ungkapan bahwa kecantikan Yang Gui Fei membuat bunga pun malu dan menutupi dirinya. Yang Gui Fei merupakan salah satu wanita tercantik dalam sejarah Tiongkok.

Sebastian Gunawan

Rinaldy A. Yunardi

Ari Seputra - Hian Tjen - Mel Ahyar


please login to comment.

RELATED NEWS

1 Februari 2017, Indonesia Fashion Week Dimulai!

1 Februari 2017, Indonesia Fashion Week Dimulai!

READ MORE
Berburu Batik Terlengkap di Pasaraya 'Tribute to Batik' 2016

Berburu Batik Terlengkap di Pasaraya 'Tribute to Batik' 2016

READ MORE