Ingin Bahagia dan Awet Muda? Perbaiki Kualitas Tidur Kita

Ada tiga faktor terpenting yang mempengaruhi kesehatan dan kualitas hidup seseorang, yaitu asupan makanan/nutrisi, aktivitas fisik dan istirahat/tidur. Tidak terpenuhinya faktor asupan dan kurangnya aktivitas fisik, efeknya tidak akan langsung dirasakan oleh tubuh. Tetapi jika kurang tidur secara signifikan, maka tubuh akan langsung meresponnya, berkuranganya produktivitas, tidak fokus, kecepatan reaksi yang berkurang dan emosi yang tidak stabil. 

Sebuah penelitian menyebutkan prevalensi insomnia di Indonesia dilaporkan sebanyak 10% dari jumlah populasi atau sekitar 28 juta orang (Amlife, 2018). Padahal, insomnia atau kurang tidur ini merupakan isu kesehatan yang sangat penting, tetapi kurang diperhatikan oleh banyak orang. 

Aurora Lumbantoruan, seorang psikolog klinis, membenarkan pernyataan tersebut. Dia mengatakan, “Dampak buruk dari kualitas tidur yang rendah mencakup lama seseorang untuk fokus terhadap sesuatu, Ingatan dan kemampuan belajar. Selanjutnya, itu bisa mempengaruhi kondisi psikologis seseorang menjadi lebih rentan mengalami depresi, kecemasan, dan gangguan kesehatan mental lainnya.”

Memahami gaya hidup masyarakat modern, Aurora menyebutkan biasanya ada banyak gaya hidup yang spesifik dan kebiasaan-kebiasaan tidur yang menyebabkan insomnia, antara lain membawa pekerjaan ke rumah dan bekerja di malam hari, tidur siang, tidur di kemudian waktu untuk menebus jam tidur yang hilang dan kerja shift dengan jam kerja yang tidak teratur. Berdasarkan kondisi tersebut, Aurora menyarankan bahwa kita harus menyadari ritme tubuh kita atau yang diketahui sebagai alarm biologis dan menjaganya setiap hari untuk meningkatkan kualitas tidur dan rutinitas.


Edward Yong, seorang konsultan kesehatan, menyebutkan bahwa insomnia membawa dampak serius pada kesehatan fisik antara lain, adalah peningkatan nafsu makan yang menyebabkan obesitas dan diabetes, jantung koroner, hipertensi, gangguan sistem kekebalan tubuh dan banyak lagi. Hipertensi dilaporkan menjadi salah satu penyakit dengan pengobatan serius.

Mengingat potensi pada dampak negatif insomnia, Edward menyarankan tiga elemen kualitas tidur yang baik terdiri dari : 

Durasi: panjang tidur harus cukup bagi seseorang untuk beristirahat dan bangun pada keesokan harinya.

Kontinuitas: waktu tidur tidak terhenti.

Kedalaman: tidur harus cukup dalam/lelap sehingga seseorang merasa segar saat terjaga

Tidur yang cukup akan dan berkualitas akan membuat sel-sel tubuh beregenerasi secara optimal, hormon pertumbuhan dan melatonin berproduksi optimal yang berperan penting untuk menghambat tanda-tanda penuaan dini. 

Paparan tersebut disampaikan dalam edukasi dari Amlife tentang pentingnya kualitas tidur untuk meningkatkan kualitas hidup. Inisiatif ini sejalan dengan peringatan World Sleep Day (WSD) yang tahun ini diperingati pada tanggal 16 Maret. Mengusung tema “Join the Sleep World, Preserve Your Rhythms to Enjoy Life” Amlife, didukung oleh para ahli, menginspirasi dan mendukung orang-orang dalam meningkatkan kualitas tidur. 

Amlife International selalu berperan aktif pada pelaksanaan kegiatan WSD setiap tahunnya. Tahun ini, Amlife secara aktif melakukan edukasi mengenai pentingnya kualitas tidur pada masyarakat di beberapa negara Asia Pasifik, antara lain Indonesia, Singapura, Taiwan dan Malaysia. Pada program ini, Amlife memperkenalkan terapi potensial elektrik (electric potential therapy) yang digunakan pada matras kesehatan untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan kualitas hidup dengan cara yang alami – yaitu melalui tidur nyenyak.

Untuk meningkatkan kualitas tidur, Amlife telah memperkenalkan terapi potensial elektrik. Amlife menyematkan teknologi terapi di “matras kesehatan” yang dapat memberikan terapi kesehatan dan penyembuhan yang tepat saat mereka tidur atau beristirahat.

Amlife juga menguatkan komitmennya untuk terus melakukan aktivitas dalam mempromosikan kualitas tidur di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di Indonesia. Perwakilan kantor Indonesia akan secara aktif membantu masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik melalui tidur nyenyak menggunakan terapi potensial elektrik.

Dr. Edward Yong


please login to comment.

RELATED NEWS

Raising Breast Cancer Awareness Through the Lens of Margareth Horhoruw

Raising Breast Cancer Awareness Through the Lens of Margareth Horhoruw

READ MORE
Olive Oil untuk Memasak Sehari-Hari? Cocok dan Lebih Sehat

Olive Oil untuk Memasak Sehari-Hari? Cocok dan Lebih Sehat

READ MORE