Belajar Programming untuk Anak-anak di Koding Next

Bagi anak-anak masa kini yang digital native, level teknologi yang makin canggih akan menjadi lingkungan perkembangan mereka, dan membuat perbedaan yang signifikan daripada generasi-generasi sebelumnya. Coba kita tanyakan pada anak-anak di tingkat SD, apa cita-cita mereka. Jangan heran banyak dari mereka akan menjawab profesi yang berkaitan dengan dunia digital dan internet semacam gamer, programmer bahkan youtuber. 

Perkembangan teknologi yang sangat pesat ini masih belum diimbangi dengan penyedia pendidikan dengan spesifikasi digital tersebut. Jangankan sekolah formal, sektor informal pun masih belum banyak yang mengisi kebutuhan ini, terutama untuk anak-anak. Hadirnya Koding Next School di Indonesia merupakan kesadaran dari founder akan kebutuhan masyarakat terutama anak-anak terhadap edukasi dunia digital seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi. Saat ini anak-anak tidak hanya dapat bermain gadget saja, tetapi juga bisa mempelajari apa yang ada didalam gadget tersebut bahkan bisa membuat program atau aplikasinya. Edukasi yang diberikan tentunya bermanfaat bagi pertumbuhan intelektual anak sehingga dapat mempersiapkan mereka untuk menjadi inovator digital masa depan dan pembuat teknologi.

Koding Next Indonesia secara resmi membuka sekolah koding atau pembuatan program untuk anak-anak usia 6 sampai dengan 13 tahun keatas. Di Koding Next School, anak-anak akan mendapatkan banyak edukasi tentang dunia digital juga cara pembuatannya. Pembukaan Koding Next School ini diresmikan dengan pemotongan pita oleh Bartek Wasik selaku founder Koding Next School Indonesia yang berlokasi di The Mansion Dukuh Golf Kemayoran.



Founder of Koding Next School Indonesia, Bartek Wasik menyatakan bahwa, “Tujuan didirikannya Koding Next School ini adalah untuk menciptakan programmer-programmer sukses masa depan. Saat ini terdapat lebih 88 juta pengguna internet, tetapi masih sangat kekurangan orang-orang yang bisa membuat suatu program. Dan memberikan edukasi dunia digital sangat tepat dimulai dari anak-anak.”

Bartek Wasik menambahkan, “Mempelajari koding dapat menjadi sesuatu yang baru dan menyenangkan bagi anak-anak. Karena di usianya, mereka senang mencoba hal-hal baru dan memiliki pikiran yang terbuka sehingga dapat menyerap ilmu dengan cepat. Namun, kami juga memberikan kesempatan kepada orang dewasa yang ingin ikut belajar.”

Koding Next School memiliki 3 program yang dikelompokan berdasarkan usia, little koders untuk anak usia 6-7 tahun, junior koders untuk anak usia 8-12 tahun dan pro koders untuk anak usia 13 tahun keatas. Masing-masing kelompok diawali dengan pengenalan konsep utama dalam koding dan dasar-dasarnya, setelah itu mereka akan dapat langsung membuat game dan animasi interaktif pertama mereka.

Dengan mempelajari koding, banyak ilmu yang bisa didapat diantaranya adalah pembuatan aplikasi, software, website, dan games, mengetahui kode-kode komputer, mendesain objek 3D, manajemen data, dan keamanan internet. Koding Next membuka kelas percobaan tanpa biaya sampai dengan tanggal 15 Januari dari pukul 09.00 – 17.00.

please login to comment.

RELATED NEWS

Cool Dual, Smartphone Dual Camera Hasilkan Foto Layaknya Kamera Profesional

Cool Dual, Smartphone Dual Camera Hasilkan Foto Layaknya Kamera Profesional

Menekankan soal dual kamera 13+13MP yang nyata, dan teknologi dual kamera 2.0, Cool Dual adalah terobosan di segmen menengah

READ MORE
Keren dan Mutakhirnya Grha Unilever BSD Ini Bikin Iri

Keren dan Mutakhirnya Grha Unilever BSD Ini Bikin Iri

READ MORE