Belajar dari Tiga Makeup Artist Beda Generasi dalam Buku 'Face On Point'

Mengabadikan karya dalam sebuah buku merupakan impian banyak makeup artist, bahkan di jaman serba digital sekarang. Namun yang jadi persoalan, buku sejenis, buku kecantikan yang menampilkan pengetahuan seputar makeup, tutorial, tips, secret tricks, hingga makeover sudah sangat banyak membanjiri pasar dan menjadi tantangan tersendiri bagi penulis untuk menciptakan sebuah distinction, faktor pembeda sekaligus menjadi faktor potensial penarik pembaca untuk membeli buku yang bersangkutan -bila memang buku yang diterbitkan tersebut bertujuan komersil-. 

Makeup artist merupakan profesi yang sangat berorientasi pada diri sang makeup artist sendiri, sehingga ia akan menjadi besar atau terlupakan sangat tergantung pada diri dan namanya sendiri. Karena itu, sebuah hal yang -sangat- jarang terjadi ketika 3 makeup artist senior berolaborasi bersama membuat sebuah buku seputar makeup berjudul Face on Point. Terlebih bahwa ketiganya berasal dari 3 generasi yang berbeda; Irwan Riady yang memulai berkarir sejak 1980-an, Adi Adrian seorang MUA ternama yang sejak era tahun 2000 hingga sekarang, dan Marlene Hariman yang meroket sejak menangani selebritis masa kini di era milenial. 


Fakta bahwa ketiganya berkolaborasi, menunjukkan sebuah komitmen terhadap kualitas atas profesi yang telah mereka pilih dan berawal dari kecintaan sepenuh hati terhadap dunia makeup. Dengan menghimpun karya dalam buku ini, tidak berarti melebur identitas dan karakteristik masing-masing, tetapi justru menunjukkan kepiawaian dan karakter yang dimiliki ketiganya.

Ketiga makeup artist  ini memulai dan meniti karirnya sebelum era revolusi digital, yang berarti dunia makeup, kecantikan sama sekali berbeda dengan apa yang dirasakan oleh generasi masa kini. Belum ada perangkat kamera dan editing-tools canggih, tidak ada promosi dan self branding instan melalui sosial media seperti saat ini, yang berarti mereka mengerti betul apa artinya dedikasi dan kerja keras untuk sebuah profesi yang bahkan belum mendapat penghargaan seperti apa yang dirasakan MUA masa kini. Justru hal-hal seperti inilah yang bisa kita cermati baik melalui narasi yang tertulis di buku tentang ketiganya, maupun melalui hasil polesan tangan ketiganya yang dituangkan dan menjadi konten utama dalam buku ini. 


Melalui buku ini, Irwan Riady, Adi Adrian dan Marlene Hariman akan memandu pembacanya bagaimana membuat hasil karya makeup yang smooth dan terlihat natural di saat yang bersamaan. Mulai dari gaya makeup untuk pernikahan tradisional, internasional, kebaya, glam look hingga daily makeup dengan tutorial yang mudah hingga tampilan visual yang secara detail memperlihatkan teknik rias profesional. Lebih dari 20 tema dan look makeup bisa menjadi inspirasi bagi pembaca untuk merias wajah.


Tags

please login to comment.

RELATED NEWS

Lancome Advanced Génifique Sensitive Melawan Tanda-tanda Bad Skin Days

Lancome Advanced Génifique Sensitive Melawan Tanda-tanda Bad Skin Days

READ MORE
#MyTrueMatch Liquid Foundation L’Oreal Paris: Pancarkan Pesona Warna Kulit Aslimu!

#MyTrueMatch Liquid Foundation L’Oreal Paris: Pancarkan Pesona Warna Kulit Aslimu!

READ MORE