Alleira, Bateeq dan Parang Kencana Membuka Plaza Indonesia Men Fashion Week

Plaza Indonesia kembali menggelar pekan mode tahunan khusus pria yaitu Plaza Indonesia Men’s Fashion Week (PIMFW) 2018. Pada tahun ini untuk ke 9 kalinya PIMFW digelar dengan menghadirkan 19 desainer lokal dan label internasional, yang berlangsung pada 24 – 28 September 2018 di Plaza Indonesia, The Warehouse, Level 5.

Plaza Indonesia menyadari bahwa perkembangan industri mode bukan saja fokus pada pasar perempuan, tetapi segmentasi pria pun semakin memiliki kasadaran untuk mengikuti tren fashion terkini. Tren fashion pria yang wearable sekaligus kekinian menjadi kebutuhan pasar, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat (konsumen, media, pecinta mode, retail, dan pelaku industri mode) tentang perubahan pergerakan tren fashion pria itu sendiri.

Desainer maupun brand yang akan ikut serta pada PIMFW 2018 antara lain; Alleira Batik x Michael Ong (kolaborasi fesyen antara Indonesia & Malaysia), Parang Kencana, Bateeq, Marks & Spencer, Canali, Diesel (show pertama brand diesel yang diluar Milan), Patrick Owen, Rococo The Men’s Store, Antony Morato, (X)S.M.L x Mario Ginanjar, Ted Baker, Project x Rigio, Amot Syamsuri Muda, Rama Dauhan, Ray Alan, Allthethingsivedone, No’om No’mi, dan Danjyo Hiyoji.

PIMFW 2018 pada hari pertama menampilkan 3 label batik, yang menjadi kebanggaan Indonesia sekaligus ikut menyambut Hari Batik Nasional 2 Oktober 2018. Alleira kali ini mendapat kesempatan untuk berkolaborasi dengan desainer Malaysia Michael Ong. Kolaborasi yang seru, mengingat Michael yang merupakan desainer gaun-gaun glamour, kini mengolah batik dengan tema 'Batik Now'. "Batik can mix with everything with a different texture”, poin yang ingin ditekankan oleh Michael Ong. Kenyamanan berbusana dengan gaya yang dapat menggambarkan diri kita sendiri akan menimbulkan kebanggaan untuk mendapatkan penampilan yang segar dan jujur. Selain itu, koleksi kali ini tersinpirasi dari street wear, sport wear dan casual wear, sehingga batik dibuat dengan desain lebih muda dan santai, namun juga dibuat dengan sentuhan yang glamour.

  

Label kedua adalah Bateeq, yang identik dengan rancangan batik printing yang sangat mengerti kebutuhan dan keinginan anak muda dalam berpenampilan. CEO dan Creative Director Bateeq, Michelle Tjokrosaputro menampilkan koleksi kurasi berjumlah 30 look (22 pria dan 8 wanita) yang diberi tajuk ‘Shifter’.

Dalam koleksi ini diperlihatkan rancangan yang merupakan kolaborasi antara Bateeq dan Hasbro menyambut film Transformer 6 yang akan dirilis, yang berfokus pada kedatangan tokoh Bumblebee ke bumi. Shifter, seperti juga Transformer memiliki benang merah yang sama, terdiri atas beberapa potong busana yang berbeda yang bisa dipadu padan dan dikolase satu sama lain, menghasilkan total look yang berbeda-beda pula. 

Pada koleksi Bateeq terbaru ini memperkenalkan beberapa motif baru, yaitu Bee Mega Mendung, Kawung Abu, and Parang Ikat Bee, Keceh, Camouflage, and Ceplok Tribal.

  

Dan label terakhir, Parang Kencana menampilkan koleksi 'Torero', yang tampilannya sangat terinspirasi dari busana para pemain atau matador dalam olahraga adu banteng. Detail bordir pada kostum bullfighter dengan perpaduan ornamen art nouveau, ornamen yang banyak digunakan di Spanyol. Bahan velvet, viscose dan corduroy banyak digunakan dengan kemeja slimfit, crop blazer/outer, vest, cape dan celana high waist yang benar-benar merepresentasikan sosok Bullfighter tersebut. 

  

please login to comment.

RELATED NEWS

Batik Bermotif Tenun Sumba Koleksi Alleira Ramadhan

Batik Bermotif Tenun Sumba Koleksi Alleira Ramadhan

READ MORE
Cerita Para Nyonyah ala Yogiswari Pradjanti

Cerita Para Nyonyah ala Yogiswari Pradjanti

READ MORE