4 Unsur Yang Bisa Dipenuhi Ayah dalam Tumbuh Kembang Anak

Setiap orangtua ingin anak tumbuh dan berkembang dengan baik. Perlu usaha dan komitmen dari orang tua demi tumbuh kembang anak yang optimal terutama pada periode emas pertumbuhan yakni 0-5 tahun. Perkembangan fisik dan psikologi anak bukan hanya didominasi oleh peran ibu saja, peran Ayah juga sama pentingnya dengan peran ibu. Setidaknya ada 4 peranan penting ayah dalam perkembangan anak menurut Naomi Soetikno, psikolog anak dan Dosen Universtitas Taruma Negara, dalam acara “Aku dan Ayah Happy Day’s Out” yang diselenggarakan oleh Baby Happy pada tanggal 30 September – 2 Oktober 2016 di Mall Kota Kasablanka.

Empat unsur peran ayah dalam tumbuh kembang anak tersebut adalah:

1. Structure

Bisa diartikan sebagai aturan keluarga. Ayah sebagai kepala rumah tangga bersama dengan Ibu membuat arah rumah tangga, aturan-aturan yang disepakati dalam pola pengasuhan anak sehingga tercipta kekompakan dalam mendidik anak. Anakpun tidak akan mengalami kebingungan dalam memahami aturan tersebut karena keduaorangtuanya menerapkan hal yang sama. Nilai-nilai kedisiplinan diterapkan dalam unsur ini.

2. Warm

Warm yang dimaksud disini adalah dimana seorang ayah dapat menjadi tempat buah hati mencurahkan isi hatinya dengan nyaman. Terkadang karena kesibukan kerja, ayah menjadi kekurangan waktu untuk sekedar mendengar cerita aktivitas anak hari ini ataupun mendengar si kecil berceloteh tentang film kartun yang ditonton di televisi. 

3. Accessibility

Artinya seorang ayah harus mudah diakses oleh anak disela-sela pekerjaannya. Hal ini membuat sang anak akan selalu merasa aman dan terlindungi walaupun ia sedang tidak bersama ayahnya.

4. Playing

Yaitu dimana ayah harus termotivasi untuk bermain bersama anak-anaknya. Pada balita usia 0-2 tahun, bermain bersama ayah akan membantu perkembangan sensor motorik mereka; sedangkan pada balita usia 2-5 tahun akan membantu perkembangan logika mereka.


 “Anak yang banyak bermain bersama ayahnya logika dalam berpikir akan lebih jalan, mereka akan lebih mudah bersosialisasi, sedangkan anak yang lebih dekat dengan ibunya akan menjadi anak yang lebih hangat disebabkan sifat ibu yang lebih ngemong. Tentunya akan sangat baik jika anak dekat secara emosional dengan kedua orang tuanya” jelas Naomi.

Kesadaran bahwa ayah mengambil peran besar dalam perkembangan dan tumbuh kembang anak juga dirasakan oleh Dude Herlino, artis peran sekaligus Brand Ambassador Baby Happy. “ Urusan mengasuh anak, saya juga ingin mengambil peran besar di dalamnya. Ditengah kesibukan sehari-hari, bukan alasan untuk tidak bermain dengan anak. Family always comes first. Saya harus membangun emotional bonding sejak dini” ucapnya.

Berdasarkan hal tersebut, Baby Happy berkomitmen senantiasa mengedukasi orangtua di seluruh Indonesia untuk mendukung optimalisasi peran ayah terhadap perkembangan anak. “Baby Happy mengajak para ayah untuk senantiasa berkomunikasi dan berinterkasi, baik secara verbal maupun non-verbal, salah satunya adalah dengan menggantikan popok bayi” ujar Julie Widyawati, Marketing Manager Baby Happy.

Jadi, para ayah bersiaplah untuk mengambil peran lebih besar demi tumbuh kembang anak yang optimal!

Tags

kids   ayah   parenting  
please login to comment.

RELATED NEWS

Snack Sehat dan Tepat Bantu Anak Berlatih Mandiri

Snack Sehat dan Tepat Bantu Anak Berlatih Mandiri

Orang tua perlu memilih snack yang tepat untuk si kecil, baik dari segi kandungan gizi, tekstur, rasa, dan jenis snack itu sendiri. Snacking untuk bayi dapat menstimulasi motorik halus dan melatih self-feeding skill untuk membentuk kemandirian sejak...

READ MORE
Hari Belanja Online Ramadhan, Agar Tak Perlu Padati Mal Jelang Lebaran

Hari Belanja Online Ramadhan, Agar Tak Perlu Padati Mal Jelang Lebaran

READ MORE