Wajah, Rupa dan Lukisan Koran Yang Merekam INDONESIA

Wajah, Rupa dan Lukisan Koran Yang Merekam INDONESIA

Koran adalah perekam utama dan saksi perjalanan sejarah sebuah bangsa. Paling tidak ini dialami oleh Indonesia, yang memiliki catatan penting sejarah perjuangan mencapai kemerdekaan yang belum satu abad lamanya. 

Koran, sebuah media cetak konvensional dengan wajahnya yang khas, berupa deretan baris dan kolom kata-kata berita, dengan judul dan foto-foto yang juga menjadi landscape penandanya. Penampang koran ini yang menarik seorang seniman dari Bantul Yogyakarta, Budi Ubrux, yang sejak tahun 1998 dalam perjalanannya sebagai seorang seniman kemudian merintis lukisan koran, hingga kini menjadi ciri khas dan kekuatannya.

Kali ini Budi Ubrux menggelar pameran tunggal bertajuk 'INDONESIA', memuat karya-karya dengan bingkai nasionalisme. Bertempat di Gedung B Galeri Nasional, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, 3 hingga 13 Agustus 2017. Pelbagai lukisan koran diterapkan pada karya tiga dimensi dengan objek seperti nasi bungkus (berjumlah ratusan!), kursi tamu, senapan mesin, motor vespa kayu, dan angkringan! 

Pameran ini menjadi penting karena dari sekian banyak pameran tunggal Ubrux, karya dengan tema nasionalisme selalu ada namun tenggelam dengan tema lain yang kekinian. Sementara itu, judul 'INDONESIA' diambil untuk menandai karya-karya lukisan koran Ubrux yang terinspirasi dari para pendiri media cetak koran ketika negara ini lagi bernama Indonesia. Menurut Ubrux, terbentuknya negara Indonesia diawali oleh terbentuknya koran De Locomotief yang melahirkan politik etis. Setelah itu, banyak bermunculan koran-koran pribumi yang menjadi cikal bakal pergerakan nasional Indonesia yang dimotori oleh kaum feodal terpelajar. "Jiwa nasionalisme dari tokoh-tokoh pahlawan merupakan inspirasi yang terus hidup dalam karya-karya lukisan saya," jelas Ubrux.

Pameran ini menjadi penting karena dari sekian banyak pameran tunggal Ubrux, karya dengan tema nasionalisme selalu ada namun tenggelam dengan tema lain yang kekinian. Sementara itu, judul 'INDONESIA' diambil untuk menandai karya-karya lukisan koran Ubrux yang terinspirasi dari para pendiri media cetak koran ketika negara ini lagi bernama Indonesia. Menurut Ubrux, terbentuknya negara Indonesia diawali oleh terbentuknya koran De Locomotief yang melahirkan politik etis. Setelah itu, banyak bermunculan koran-koran pribumi yang menjadi cikal bakal pergerakan nasional Indonesia yang dimotori oleh kaum feodal terpelajar. "Jiwa nasionalisme dari tokoh-tokoh pahlawan merupakan inspirasi yang terus hidup dalam karya-karya lukisan saya," jelas Ubrux.

  

 

Koran juga simbol penghargaan sang seniman terhadap profesi jurnalis semasa pergerakan Indonesia. Melalui 'pena', mereka berjuang dan melakukan propaganda melalui tulisan bagi upaya berdirinya negara Indonesia. 

Kita dapat menelaah nasionalisme yang salah satunya tampak pada kursi tamu berjudul 'Mereka Yang Terhormat'. Pada karya tersebut, tertera judul berbagai koran pada jaman kolonial Belanda beserta nama-nama tokoh pergerakan nasional seperti Soekarno, Hatta, RA Kartini, Tirto Adi Suryo. Tak hanya itu, tertera pula nama tokoh-tokoh Belanda yang turut memperjuangkan berdirinya negara Indonesia, seperti Van Deventer, Eduard Douwes Dekker,  Ernest Francois Douwes Dekker, Pieter Brooshof, Abendanon dan lain sebagainya. 

Hal senada juga terdapat pula pada lukisan dan karya instalasi lainnya. Karya-karya tersebut beberapa telah dipersiapkan sejak tahun 2010, ditambah karya-karya sebelumnya seperti lukisan realistik berjudul 'BPUPKI' yang menjadi titik pangkal lukisan korannya. Lukisan koran sebanyak 80 panel berjudul 'Kepala-kepala', menggelitik karena terasa bagaikan bentuk tiga dimensi kepala-kelapa manusia yang dibungkus dengan koran. Di depannya, senapan-senapan menggantung siap dipakai untuk menembak kepala-kepala tersebut. 

  

  


Instalasi ratusan nasi bungkus juga sangat menarik perhatian. Di depan area pameran Ubrux memajang beberapa pahatan kayu yang berbentuk nasi bungkus, polos. Sedangkan di dalam, jajaran ratusan nasi bungkus yang memenuhi dua sisi dinding telah 'berbungkus' daun dan koran hasil lukisan sang seniman. Ubrux juga menambahkan unsur kekinian pada beberapa nasi bungkus yang diletakkannya pada meja angkringan, dengan judul dan foto berita tokoh politik saat ini seperti Jokowi dan Susi Pudjiastuti. 

Selamat untuk Budi Ubrux dengan karyanya yang penting dan monumental, unik serta sangat asyik untuk dinikmati! 

please login to comment.

RELATED ARTICLES

FKY, Pesta Seni Orang (Muda) Jogja

FKY, Pesta Seni Orang (Muda) Jogja

READ MORE
Forever Playful, Jangan Pernah Berhenti Bermain!

Forever Playful, Jangan Pernah Berhenti Bermain!

READ MORE