Totalitas Show Virtual Surabaya Fashion Parade 2020

Totalitas Show Virtual Surabaya Fashion Parade 2020

Triwulan akhir tahun biasanya menjadi musim sibuk bagi fashion, menyongsong tren baru tahun depan. Dan kini, jelang akhir tahun 2020 yang penuh tantangan rupanya industri fashion Indonesia tidak surut untuk menggulirkan kegairahan mode, dengan banyak event fashion besar yang diadakan. Tentu saja kini dengan format yang kita telah terbiasa; virtual.

Awalnya -pada awal pandemi terjadi-, menyelenggarakan sebuah fashion show secara virtual masih menjadi sebuah tantangan berat, dan banyak pihak masih meraba-raba dengan konsep yang dirancangnya. Beberapa bulan ini menjadi masa-masa trial and error, hingga kini kita bisa saksikan event-event fashion show besar yang diselenggarakan dengan mulus dan memuaskan.

Tidak hanya di Jakarta, kota-kota besar yang rutin memiliki jadwal fashion tahunan pun kini percaya diri dengan tetap melangsungkan hajatannya. Terakhir, Surabaya dan Malang telah sukses menggelar Surabaya Fashion Parade dan Malang Fashion Week 2020 di awal bulan November ini.

Surabaya Fashion Parade 2020 kali ini adalah yang kesebelas kalinya diselenggarakan oleh Tunjungan Plaza Surabaya. Istimewa karena di masa pandemi, penyelenggara akhirnya memutuskan untuk tetap melangsungkan acara ini, dengan konsekuensi harus merancang konsep yang sama sekali berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Dilaksanakan secara virtual, menjadi sebuah pilihan yang tidak bisa dihindari, karena situasi yang belum memungkinkan untuk melaksanakannya secara normal.

Deden Siswanto

Fitria Novita

SFP tetap harus berlangsung untuk konsisten memberikan wadah dan mengapresiasi penggiat fashion mulai desainer, pengajar, pengrajin, model, hingga siswa sekolah fashion untuk terlibat dalam dunia fashion dengan menampilkan karya dan bakat mereka. Selain itu, program tahunan tersebut kini telah ditetapkan sebagai agenda tahunan HUT Surabaya oleh Pemkot. Setiap tahun, SFP membawa inovasi dan tren baru dengan harapan dapat menjadi salah satu kiblat fashion di tanah air.

Dengan platform virtual ini, tentu penyelenggara SFP 2020, Tunjungan Plaza dan Indonesia Fashion Chamber (IFC) harus benar-benar memikirkan konsep visual yang matang, selain tentu saja kurasi koleksi dari para desainer. 

Kolaborasi dengan IFC sebagai organisasi desainer dan penyelenggara event fashion yang telah berpengalaman selama bertahun-tahun tentu menjadi faktor penentu keberhasilan penyelenggaraan secara virtual ini. Di bulan Oktober 2020 lalu -dengan persiapan yang memakan waktu berbulan-bulan lamanya- IFC baru saja menyelenggarakan sebuah event fashion Modest Fashion ISEF, sebagai rangkaian helatan ekonomi syariah terbesar di Indonesia, ISEF. Modest Fashion ISEF 2020 lalu bisa dikatakan sebagai barometer penyelenggaraan fashion week secara virtual, berskala besar dengan melibatkan 12 sesi virtual fashion show, 164 desainer/brand, 720 look, dan 180 model. Tentu bukan kerja yang mudah, bagaimana menyajikan sebuah pengalaman menonton fashion show yang memuaskan, meskipun penonton hanya melihat dari layar. 

Hasilnya, para pencinta fashion bisa menyaksikan Surabaya Fashion Parade 2020 yang berlangsung selama 3 hari, secara langsung dari channel Youtube, dan juga bisa disaksikan setelahnya. Deretan koleksi dari para desainer ditampilkan dalam panggung runway yang tidak monoton, dengan instalasi dan tata panggung yang berbeda-beda.  Pengambilan gambar pun dilakukan secara multi view, dengan sudut pandang berbeda-beda sehingga penonton bisa benar-benar melihat detil rancangan koleksi yang sedang ditampilkan, sekaligus menikmati suasana fashion show. 

Dissa

Arinz


Aldre x Cota Cota

Di tahun ke-13, SFP memilih tema Viable yang berarti ‘mampu untuk bertahan hidup dalam kondisi tertentu’. Dengan menitikberatkan pada konsep sustainability, arah industri fashion kini bergeser dan sedang mengalami perubahan. Berangkat dari pemanfaatan teknologi yang dinamis ditambah kesadaran industri fashion terhadap green fashion, maka SFP 2020 mengangkat isu ini agar dapat menjadi bagian dalam mengkampanyekan sustainable fashion secara optimal.

Menghadapi tahun 2020 yang penuh tantangan berupa pandemi Covid-19, SFP berjalan dengan konsep yang berbeda dan penerapan new normal yang terstandardisasi. Event yang sedianya diadakan tanggal 16-19 April 2020 mundur ke tanggal 7-8 November 2020 sebagai event virtual fashion parade pertama di Surabaya melalui live streaming Youtube Channel “Surabaya Fashion Parade”.

Perubahan konsep acara ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi tim SFP karena perubahan konsep acara, partisipan, dan kompetisi yang diadakan. Dengan memberikan kesempatan untuk desainer tetap berkarya di tengah pandemi, kami percaya SFP tahun ini akan membawa pengalaman baru bagi industri fashion Surabaya dan semua yang terlibat didalamnya.

Beberapa desainer yang bergabung antara lain: Deden Siswanto, Alben Ayub Andal, Aldre, Dibya, dan beberapa desainer lain yang tergabung dalam IFC Surabaya. Kompetisi yang digelar antara lain Surabaya Model Search 2020 dan Surabaya Fashion Designer Award 2020.


See also:
-- Jakarta Ramadan Promosikan 'Modest Fashion & Urban Lifestyle' -- Pengalaman Tak Terlupakan di Indonesia Hijab Fest 2019 -- Bukan 'Baju Lebaran', Koleksi Desainer yang Baru Rilis di Bulan Ramadhan ini -- Menuju Muslim Fashion Festival 2020 --

Tags

please login to comment.

RELATED ARTICLES

Teguhkan Karakter Busana Syar'i, Lina Sukijo & Si.Se.Sa

Teguhkan Karakter Busana Syar'i, Lina Sukijo & Si.Se.Sa

READ MORE
Nuniek Mawardi & Astri Lestari: A Mix of Asian-European Looks from A Mom-Daughter Collaboration

Nuniek Mawardi & Astri Lestari: A Mix of Asian-European Looks from A Mom-Daughter Collaboration

With 24 looks of the Ready-to-Wear Deluxe collection, the mother and daughter displayed a mix of Asian and European souls in one collection.

READ MORE