'Self Acceptance' dalam Kutipan dan Ilustrasi Pop Menggemaskan

'Self Acceptance' dalam Kutipan dan Ilustrasi Pop Menggemaskan

Diana Rikasari dan Dinda Puspitasari berfusi dalam seri buku populer #88LOVELIFE, yang telah terbit sebanyak 3 volume dengan tema yang berbeda-beda. Seri buku ini menjadi bestseller di Indonesia -dan telah diterbitkan pula di beberapa negara lain-, dan menjadi salah satu pionir buku ilustrasi pop masa kini yang digemari; warna-warni ekspresif, motif yang 'lucu' serta ringan. Keduanya menciptakan tren, membuka jalan bagi banyak judul buku berilustrasi untuk dewasa bisa terbit di penerbit-penerbit besar. 

Karakter Diana Rikasari sebagai seorang fashion blogger dan persona instagram telah dikenal dan dikagumi banyak orang, selalu tampil dengan busana yang penuh warna cemerlang, tabrak motif dan warna, kontras dengan gaya berpakaian kebanyakan orang. Sementara Dinda Puspitasari merupakan ilustrator yang karyanya telah dikenal dimana-mana, gaya pop-feminin yang lihai bermain warna dan pattern. Karakter keduanya mirip, sehingga kolaborasinya dalam menerbitkan buku berkategori self-improvement dengan ilustrasi penuh, bisa klop dan sejalan. 

Setelah #88LOVELIFE volume 3 yang terbit pada tahun 2017, kini Diana dan Dinda kembali mengumumkan buku keempat yang diberi judul Self Acceptance by #88LOVELIFE. Sebuah kejutan dan pencapaian luar biasa, mengingat beberapa tahun ini Diana tinggal di Swiss. Rupanya, kepindahannya bersama keluarga ke Swiss, jauh dari teman-teman dan keluarga besar menyimpan cerita dan tantangan tersendiri bagi Diana, 'perjuangan' yang sebelumnya tidak ia temui ketika tinggal di Indonesia dan Malaysia. 

Struggle dan tantangan sehari-hari dalam mengurus anak-anak dan keluarga di negeri orang, menghadapi aktivitas yang cukup berbeda dengan sebelumnya, sempat membuat emosinya naik turun, yang dicurahkannya dalam tulisan-tulisan curahan hati dan kontemplatif. Fase ini menjadi yang terberat bagi Diana, dan akhirnya ia belajar sendiri dari apa yang dihadapinya, banyak mengambil hikmah dari apa yang dirasakannya sendiri. Ia menuangkannya dalam tulisan, seperti menasehati diri sendiri, dengan sebuah kata kunci, yaitu self accceptance. 

Buku ini menjadi spesial bagi Diana, termasuk proses penulisannya yang memakan waktu paling lama. Di buku ini, ia ingin memeluk hidup dengan lebih realistis. Banyak menghighlight kesedihan, bukan supaya hanyut didalamnya, tetapi supaya bisa menerima (embracing life) dan move on.


Self acceptance yang dituliskan melalui kutipan-kutipan pendek hingga panjang di dalam buku, bisa dimaknai sangat luas. Seperti menerima fisik diri sendiri, masa lalu, masalah-masalah keluarga, mimpi-mimpi hingga kekecewaan. "Kalau buku-buku sebelumnya banyak bicara tentang mengejar mimpi, menjalani passion dan memasang prioritas, Self Acceptance by #88LOVELIFE justru akan lebih mengajak pembaca untuk bersantai, menghadapi kegagalan, dan menerima keadaan diri ketika hidup tidak berjalan sesuai rencana. We all have our own battle", kata Diana. 

Dari segi visual, Dinda ingin menegaskan bahwa buku ini juga berusaha merangkum semua definisi cantik. Ilustrasi yang dibuat kini menampilkan banyak figur perempuan dengan berbagai karakter, agar pembaca bisa lebih relate. "Mengerjakan ilustrasi buku ke-4, tentu saya juga mengalami banyak ilustrator-block. Rasanya banyak ilustrasi yang sudah hadir di buku 1-3, dan kami ingin menampilkan yang berbeda. Kalau sudah menemui block seperti itu, saya harus jeda sejenak, mengerjakan tugas dan proyek lainnya, atau berlibur", kata Dinda. 

Ilustrasi dalam buku ini pun akhirnya memang berbeda dengan yang sebelumnya, karena baik Diana dan Dinda ingin memasukkan unsur-unsur yang lebih kaya, seperti foto-foto yang diolah dan dikombinasikan dengan ilustrasi, dan lainnya. 

Tidak sabar rasanya ingin menikmati halaman-demi halaman berwarna-warna menggemaskan khas Diana dan Dinda dalam bukunya kali ini. Buku yang segera terbit pada bulan Oktober 2019 ini kini sudah bisa kita pesan, melalui sosial media @88lovelife dan Kepustakaan Populer Gramedia. 

See also:
-- 'Self Acceptance' dalam Kutipan dan Ilustrasi Pop Menggemaskan -- Generasi Muslim Muda dan Cara Mereka Membentuk Dunia -- Anti Panik Jelang Pernikahan? -- Atomic Habits; Hidup Sehat dengan Langkah Mudah --

Tags

please login to comment.

RELATED ARTICLES

Imajinasi dan Prasangka dalam 'Dilarang Menyanyi Di Kamar Mandi'

READ MORE
Generasi Muslim Muda dan Cara Mereka Membentuk Dunia

Generasi Muslim Muda dan Cara Mereka Membentuk Dunia

READ MORE