Paragon Innovation Summit, from Product Branding to Corporate Branding

Paragon Innovation Summit, from Product Branding to Corporate Branding

Pada tahun 2011, Wardah memecahkan rekornya sendiri. Pertumbuhan penjualan lebih dari 50%. Dengan unit produk yang terjual tumbuh 20% menjadi lebih dari 10 juta unit. Sementara itu, PTI (dahulu PT Pusaka Tradisi Ibu, sekarang PT Paragon Technology Innovation) sudah melayani 30 distribution channel dan 20.000 outlet. Menilik prestasi penjualan yang mencengangkan ini, ada dua kemungkinan, PTI  yang memang jago berjualan, atau market Middle Class Muslim yang benar-benar tumbuh pesat. Atau, keduanya.

Demi mengelola pertumbuhan (managing the growth) ini, institusi dan SDM PTI harus ikut tumbuh dan berkembang. Tidak heran hanya dalam 5 tahun terakhir, 2013-2018, jumlah karyawan tumbuh tiga kali lipat. Dari 3.000-an karyawan menjadi lebih dari 10.000 orang. SDM di Wardah ini memanggil diri mereka dengan sebutan Paragonian. Mereka mempraktikkan nilai-nilai perusahaan (corporate values) yang berupa Ketuhanan, Kekeluargaan, Keteladanan, Tanggung Jawab, Fokus pada Pelanggan, dan Inovasi. 

Brand Wardah semakin berkibar dari tahun ke tahun. Di antaranya adalah sebagai The 1st Indonesian Original Brand (IBO) oleh majalah SWA pada tahun 2012. Lalu ada TOP brand award untuk 10 kategori pada tahun 2016. Tahun 2017 lalu, Wardah adalah best local brand of the year versi Female Daily. Kembali lagi, TOP brand award mengganjar Wardah di 13 kategori pada tahun 2017.


Setelah berkibar dengan product brand Wardah, PTI menjajal aktivitas branding di tingkat korporat melalui corporate event berjudul Paragon Innovation Summit. Dalam event korporat tersebut, CMO PTI, Salman Subakat menyaampaikan bahwa, Paragon Innovation Summit adalah seruan dari PTI kepada generasi muda Indonesia untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik. Salman menyadari apabila kita gagal men-develop anak muda sekarang, maka masa depan negara (nation) juga tidak akan baik. 

Acara ini mempertemukan para tokoh kreatif yang inovasinya sudah terbukti bermanfaat untuk masyarakat banyak, dengan generasi muda agar milennials tersebut berkarya dan berinovasi demi negara. Tidak heran tema dan hashtag-nya adalah #innovationfornation dan #unleashyourpotential.

Tokoh-tokoh kreatif yang dimaksud, seperti Alfatih Timur, CEO www.kitabisa.com, sebuah situs pengumpulan dana (crowdfunding) yang fokus mendanai penyelesaian masalah-masalah sosial. Ada Rangga Almahendra, yang karya bukunya sangat menginspirasi dan beberapa kali dibuatkan film, seperti "99 Cahaya di Langit Eropa", dan "Bulan Terbelah di Langit Amerika". Ada sutradara Riri Riza, yang sukses menyeimbangkan karya-karya film komersil dengan karya-karya idealis.

Corporate Brand Mengerek Product Brand  

Aktivitas corporate branding menjadikan konsumen tahu dan yakin bahwa company merencanakan, mengontrol dan mengendalikan kualitas (Quality Planning, Control, dan Assurance) produk-produk yang mereka rilis. 

Bagi PTI, aktivasi brand korporat semacam Paragon Innovation Summit ini tentunya akan turut mengerek brand-brand produk dalam grup Paragon itu sendiri. Saat ini, Paragon mengelola tiga brand selain Wardah: Make Over, Emina, dan IX. Masing-masing brand tersebut ditargetkan ke segmen yang berbeda-beda. Ibarat Wardah adalah "eastern", maka brand Make Over diperuntukkan bagi mereka yang berselera "western". Ada pula brand Emina, yang dipersembahkan hanya bagi mereka yang baru menggunakan produk kosmetik. Kira-kira untuk usia pelajar SMA atau mahasiswa. Brand IX difokuskan memenuhi kebutuhan dan keinginan segmen pasar berupa salon-salon kecantikan. 


Menuju Industri 4.0 

Paragon Innovation Summit sendiri sekaligus menyambut datangnya industri 4.0. Yakni tingkat kemajuan industri yang ditandai dengan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam seluruh aspek kehidupan. Beberapa di antaranya adalah social media, e-commerce, digital marketing and sales channel, customer experience dan Internet of Things (IoT).

Paragon sendiri mulai mencoba dan melatih diri dengan digital experience seperti Augmented Reality (AR). Suatu inovasi yang bisa diimplementasikan pada proses pemilihan produk oleh konsumen. Berkat AR, calon konsumen dapat mengetahui hasil dari penggunaan suatu produk tanpa mencobanya langsung. Aplikasi digital ini bahkan akan sangat mobile karena diinstal di smartphone.

Namun, industri 4.0 sesungguhnya tidak hanya di ranah sales and marketing saja. Tetapi juga di bidang manajemen rantai suplai (supply chain management). Konsepnya adalah supply chain tidak sekedar rantai (chain) tetapi sudah menjadi jejaring (network), bahkan menyerupai ekosistem. Artinya, bagian manufaktur/produksi tidak lagi bekerja secara independen dari pemasaran (marketing), maupun penjualan (sales).

Dengan bantuan teknologi digital dan manajemen data informasi, maka kolaborasi di dalam ekosistem tersebut dapat dioptimalkan hingga nyaris tanpa cela. Karena digital, maka data dan informasi dapat disajikan secepat-cepatnya (real-time). Sehingga akan berdampak pada kinerja operasional yang lebih cepat dan lebih fleksibel. 

Corporate Branding is Employer Branding 

Di samping itu, corporate branding kekinian juga melingkupi aktivitas Employer Branding. Yakni mewujudkan diri sebagai tempat bekerja yang "milennial banget". Di samping itu, PTI juga memersepsikan diri sebagai tempat bekerja dengan event-event yang kreatif, busana kerja yang kasual, serta kental dengan budaya inovasi.

PTI juga sempat berkolaborasi dengan mahasiswa dan program studi Desain Produk (industrial design) tahun masuk 2017 di ITB. Lewat kunjungan industri ke PTI, tim product development memaparkan empat segmen pasar yang digarap oleh PTI. Tidak berhenti di situ, dilanjutkan dengan kompetisi desain wadah produk kosmetik. Pengunjung kemudian diminta memberikan skor terhadap karya-karya mahasiswa yang dipamerkan, antara lain meliputi keunikan dan kemudahan penggunaan wadah Sampo, bedak, lipstik tersebut. 

Masih dalam satu rangkaian dengan Paragon Innovation Summit, adalah event kompetisi dan roadshow yang diselenggarakan di beberapa kota, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Yogyakarta. Selama roadshow tersebut, PTI berhasil mengajak ribuan anak muda untuk terlibat dalam workshop mengenai dunia sosial, bisnis, dan kreatif, serta merangkul komunitas setempat seperti Yogyakarta Mengajar dan Yayasan Pita Kuning untuk melakukan aksi sosial di bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan perempuan, serta lingkungan.

 


(foto-foto: @paragon.id)

Tags

please login to comment.

RELATED ARTICLES

Halal of Things

Halal of Things

READ MORE