Nusantara Fashion Festival 2020; Konsep Matang Perayaan Fashion Virtual Terbesar

Nusantara Fashion Festival 2020; Konsep Matang Perayaan Fashion Virtual Terbesar

Pembatasan sosial memang diberlakukan, tetapi kreativitas dan karya tetap berjalan dengan penyesuaian. Paling tidak sejak bulan Juni 2020, para pelaku fashion pelan-pelan memulai kembali aktivitas  pertunjukan fashion, yang kini dilakukan secara virtual melalui beragam platform. Fashion show virtual menjadi tantangan tersendiri bagi desainer dan penyelenggara, karena bagaimanapun, pengalaman yang diberikan tidak akan semenarik bila melihat peragaan atau pameran busana secara langsung.

Desainer senior Deden Siswanto yang kerap menjadi pemimpin sebuah peragaan busana, pernah menjelaskan tantangan melakukan fashion show virtual. Yang jelas, tidak semudah menayangkan video deretan busana yang dikenakan para model yang berjalan di runway. Atau video streaming fashion show seperti biasanya. Focus span pemirsa yang menyaksikan secara virtual sangat terbatas, sehingga tidak mungkin melakukan parade dengan banyak model dan banyak busana. Faktor teknis penayangan juga sangat menentukan, apabila show dilakukan secara langsung, bagaimana memastikan para penonton bisa mendapatkan gambar yang jelas. Dan masih panjang lagi faktor yang harus diperhitungkan.

  

Sejak awal bulan Agustus 2020, linimasa media sosial telah ramai menayangkan promosi Nusantara Fashion Festival (NUFF) 2020, sebuah event baru yang dihadirkan oleh Kementerian BUMN melalui Bank BRI untuk mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan industri mode tanah air. Yang menarik perhatian, NUFF 2020 langsung hadir dengan skala yang sangat besar, dengan 75 kolaborator perancang busana dan brand yang nama-namanya mendominasi jagat mode Indonesia saat ini. 

Bertepatan dengan hari raya kemerdekaan Indonesia yang ke-75 tahun, NUFF 2020 menghadirkan Virtual Fashion Show yang diklaim sebagai yang terbesar pertama di Indonesia pada tanggal 16 dan 17  Agustus 2020. Mempersembahkan karya mode terbaik dari 75 kolaborator perancang busana, label, brand dan UMKM mode untuk 75 tahun kemerdekaan Indonesia. Dalam rangkaian eventnya yang berlangsung selama bulan Agustus, NUFF 2020 juga menghadirkan banyak event talkshow dan webinar bertema fashion dan UKM. 

Penyelenggara NUFF 2020 rupanya sangat memahami daya tarik nama-nama 'besar' dan kekinian yang sudah akrab di telinga para penyuka fashion. Mereka antara lain Aidan And Ice, AMOTSYAMSURIMUDA,  BYO, Chiel Shoes, Ciel, Cotton Ink, Danjyo Hiyoji, Deden Siswanto, Denny Wirawan, Dibba, Égon, ETU, fbudi, Fréj, Friederich Herman, Hattaco by Rani Hatta, House of Jealouxy, IKYK, Kana Goods, Lekat, Lulu Lutfi Labibi, Mader, Major Minor, Massicot, Monday To Sunday, Patrick Owen, Peggy Hartanto, Purana, Pvra, Rama Dauhan, Sean Sheila, Sepatu Compass, SOE Jakarta, Stella Rissa, Moral, Tangan, Tities Sapoetra, Toton, Tulola, Yogie Pratama.

Di hari kedua panggung mode virtual Special Gala Show NUFF 2020 menampilkan penampilan karya mode dari enam belas perancang busana antara lain Adrian Gan, Auguste Soesastro, Bin House, Didi Budiardjo, Didiet Maulana, Eddy Betty, Edward Hutabarat, Ghea Fashion Studio, Heaven Tanudiredja, Hian Tjen, Mel Ahyar, Priyo Oktaviano, Rinaldy A. Yunardi, Sebastian Gunawan, Sejauh Mata Memandang, dan Tex Saverio.  

  

Bank BRI menggandeng Samara Media & Entertainment dalam pelaksanaan NUFF 2020, dengan Jay Subiakto sebagai art director dan kurator NUFF. Didukung pula oleh Didiet Maulana sebagai kurator UKM fashion yang juga berpartisipasi dalam gelaran ini. Menampilkan desainer/brand -yang disebut kolaborator- dengan jumlah yang sangat banyak, tentu melalui proses perancangan konsep virtual fashion show yang tidak mudah, dan sangat menantang. 

Event utamanya berlangsung pada tanggal 16-17 Agustus 2020 di situs NUFF 2020 www.nusantarafashionfestival.com. Sejumlah desainer/brand yang dikelompokkan dalam beberapa slot. Pada hari pertama, setiap kolaborator fashion dipasangkan dengan kolaborator aksesoris, dan setiap pasangan menampilkan 2 look. Satu slot fashion show menampilkan 3 pasangan kolaborator (yang berarti 2 brand), dan berlangsung hanya sekitar 10 menit, termasuk pengantar dari pembawa acara. Presentasi setiap look dari kolaborator dilakukan secara pre-recorded, tidak secara langsung. Yang menarik, kita tidak disuguhi dengan sebuah catwalk dan para model yang berjalan memperagakan busana. Konsep presentasi setiap pasangan kolaborator berbeda satu sama lain, memiliki tema masing-masing sesuai dengan tema koleksi yang ditampilkan. 

Panggung mode virtual NUFF 2020 merupakan wadah kolaborasi virtual pegiat mode, musisi dan pekerja seni untuk memanifestasikan ragam kreativitas dan talenta anak bangsa. “Salah satu tantangan dalam menghadirkan panggung mode virtual adalah bagaimana menghadirkan ambience dan juga detail pengalaman menyaksikan produk mode dari layar kaca. Kami menggabungkan karya presentasi mode digital yang memperlihatkan detail dari rancangan, bahan dan identitas dari setiap karya, dipadukan dengan rangkaian acara yang ditayangkan secara live stream.” Ujar Jay Subyakto, Art Director dan Kurator NUFF 2020.

  

Selain fashion show, NUFF 2020 juga menggelar virtual charity auction, sebagai bentuk kepedulian terhadap UMKM yang terdampak pandemi. Menghadirkan 10 karya exclusive kolaborasi dari Sepatu Compass x Sejauh Mata Memandang, Darbotz x Bluesville, NIION x Rama Dauhan, HitHat x Stereoflow, Voyej x Dibba, Elhaus x Agugn, Didi Budiardjo x DGTMB, Aesthetic Pleasure x Olderplus, dan TANGAN x Abenk Alter dan Rinaldy A Yunardi x Museum of Toys featuring Putu Arya. Seluruh produk eksklusif ini dilelang secara virtual melalui situs NUFF 2020. Pelelangan ini dibuka pada tanggal 16 Agustus 2020 dan ditutup di tanggal 31 Agustus 2020 melalui situs NUFF 2020. Seluruh profit yang didapatkan akan disumbangkan bagi UMKM sektor mode yang membutuhkan melalui Dewan Kerajinan Nasional (DEKRANAS).

Selain menghadirkan presentasi karya mode, NUFF 2020 juga mendukung dan memberikan ruang bagi UMKM mode untuk berinteraksi dengan konsumen. Hal ini diwujudkan melalui kolaborasi dengan Tokopedia dan Bukalapak sebagai official e-commerce partner.


See also:
-- Nusantara Fashion Festival 2020; Konsep Matang Perayaan Fashion Virtual Terbesar -- Menjadi Bagian dari Fashion yang Etis -- Aktualisasi Gaya Parisian Chic yang Klasik dan Ideal -- Rani Hatta: The "Crossing" of Masculine-Feminine Looks in One Collection --

Tags

please login to comment.

RELATED ARTICLES

31 Tahun Shafira dan Komitmen Untuk Alam

31 Tahun Shafira dan Komitmen Untuk Alam

READ MORE
JMFW 2018, Mendatangkan 'Dunia' ke Lanskap Modest Fashion Indonesia

JMFW 2018, Mendatangkan 'Dunia' ke Lanskap Modest Fashion Indonesia

READ MORE