Menjaga Brand Riamiranda agar Semakin Relevan dan Terdepan

RiaMiranda Trunk Show 2019 menjadi momen bagi brand modest fashion ini memperkenalkan beberapa perubahan, dan wajah barunya.

Menjaga Brand Riamiranda agar Semakin Relevan dan Terdepan

Melihat RiaMiranda (sebagai brand) kini tak lagi sesimpel mengidentikkannya dengan 'pastel', misalnya. Meskipun Ria memulai semuanya, karirnya di industri fashion ini dengan sesuatu yang simpel, sangat mudah diingat orang; busana muslim yang feminin berwarna pastel. Fashion sangat dinamis, dan dinamika dalam fashion merupakan sebuah kepastian dan keharusan untuk bertahan di dalamnya. 

Ria Miranda memulai momentumnya lebih dari sepuluh tahun lalu, menjadi salah satu nama pencetus boomingnya muslim fashion di Indonesia. Dan sejak 6 tahun lalu, Ria Miranda secara konsisten menggelar annual show yang disebut RMTS, (tahun ini kembali menjadi) Ria Miranda Trunk Show. Menjadi brand yang semakin besar dan semakin signifikan dalam industri fashion Indonesia, RiaMiranda tak bisa lagi mempresentasikan brand secara simpel, 'satu wajah'. Ini sangat disadari oleh Ria Miranda dan Pandu Rosadi, suami istri pemilik dan ujung tombak brand ini. 


Keduanya menyadari bahwa RiaMiranda bisa menjadi brand fashion besar di Indonesia, dengan semua potensi yang dimilikinya saat ini. Untuk menjaga dan mengembangkan momentum ini, RiaMiranda harus terus bergerak dan semakin relevan bagi pelanggan loyalnya (Ria Miranda Loyal Customer- RMLC) dan juga menjadi relevan bagi kelompok yang lebih besar lagi diluar RMLC saat ini. 

RMTS pun bukan lagi 'sekedar' fashion show tahunan yang menjadi showcase koleksi RiaMiranda satu tahun kedepan. RMTS menjadi ajang kompleks yang bisa mengakomodir semua kolaborator dan semua pihak yang berkepentingan, terutama pelanggan. Bagi para pelanggan loyalnya, RMTS menjadi ajang terbesar tahunan untuk berkumpul dan 'eksis' bersama. RMTS juga tampak menjadi  'rebutan' berbagai nama besar dalam industri pendukung, seperti Tokopedia yang pertama kali menjadi sponsor utama, Wardah, SimPATI Telkomsel, CIMB Niaga Syariah yang juga menjadi nama-nama pendamping dalam event ini.

RMTS menjadi event yang ramai, yang mengakomodasi eksistensi masing-masing brand pendukung tersebut. Ini memang membuat perhelatan yang berlangsung satu hari ini menjadi meriah, dan 'sibuk', tetapi tak dapat dihindari munculnya kesan brand-brand besar tersebut berebut pengaruh menjadi 'pendamping' RiaMiranda.  Loyal customer RiaMiranda merupakan pasar yang unik, berasal dari kelas menengah-atas yang memiliki high buying power untuk produk fashion, dan mereka sangat loyal, sekaligus royal, jika saya boleh menambahkan. Pasar menggiurkan inilah yang disasar oleh para sponsor tersebut. 

Sebagai penyelenggara, RiaMiranda juga ingin memberikan persembahan terbaiknya bagi para RMLC yang hadir pada event ini. Berbagai inovasi dan pengalaman baru dihadirkan, seperti RMLC gathering, booth penjualan yang semakin besar, kartu kredit eksklusif Riamiranda, RiaMiranda mobile apps dan peluncuran produk baru seperti Kin Bag dan linen spray. "Kali ini, kami ingin memberikan pengalaman 5 indera bagi siapapun yang hadir di RMTS. Mulai dari visual melalui peragaan koleksi baru, sentuhan melalui silaturahmi diantara semua sister RMLC, pendengaran melalui lantunan suara Afghan yang akan menghibur pada puncak acara, dan penciuman melalui aroma lembut khas Riamiranda pada produk terbaru linen spray ini".



Wajah Baru Riamiranda

RMTS 2019 kali ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan logo baru Riamiranda. Logo semula berupa tulisan riamiranda dengan huruf sambung, kini berubah menjadi tulisan RIAMIRANDA dengan huruf kapital terpisah, yang tujuannya -seperti dikemukakan oleh Pandu Rosadi- agar lebih mudah terbaca. Perubahan tulisan ini juga disertai logo monokrom baru, lebih berkarakter bold. Perubahan yang menandakan merek Riamiranda yang lebih matang, dan serius menapaki jalan untuk menjadi brand fashion besar. 

Riamiranda tidak lagi hanya fokus pada pengembangan produk-produk busana wanita, tetapi mulai serius untuk membuat diversifikasi produk. Seperti Kin Bag yang dikembangkan secara serius oleh brand ini. "Kin Bag menjadi project penting Riamiranda, dan kami sangat serius untuk mengembangkan produk ini. Kin bag dibuat dengan material kulit asli yang berkualitas, dan dikerjakan dengan sangat rapi dan teliti. Kami ingin melihat apakah pasar Indonesia mampu mengapresiasi produk tas berkualitas tinggi, seperti mereka 'melihat' tas-tas branded dari luar negeri", ujar Pandu.

  

  

Fashion show yang menjadi puncak acara RMTS menampilkan 60 looks bertajuk Kolase. Seperti namanya, Kolase menggambarkan kepingan-kepingan elemen motif, warna, dan permainan material yang disusun dan menghasilkan banyak variasi tampilan berbeda. Menarik, karena Ria juga banyak menggunakan warna-warna yang cukup 'berlawanan' dengan karakter pastelnya, seperti terracotta, cerulean hingga deep blue, hijau, abu tua bahkan hitam, warna yang tidak pernah dimunculkan sebelumnya. Warna-warna matang, yang menjadi gambaran tren Riamiranda tahun 2019.

Warna-warna yang dipilih, dijalin dalam berbagai motif dan siluet yang lebih ramai, menguatkan kesan bagaimana Riamiranda ingin semakin relevan bagi lebih banyak wanita, bukan hanya mereka yang 'berkarakter gaya' seperti RMLC. Identitas gaya para loyal customer yang kuat, cenderung seragam dan seakan eksklusif, pelan-pelan ingin dileburkan. Melalui Kolase dan logo monokromnya yang baru, ingin menunjukkan bahwa Riamiranda pun bisa digunakan bagi perempuan dengan karakter gaya yang berbeda.

Secara khusus, koleksi ini terinspirasi dari perjalanan Ria di Belanda, tepatnya di Rijksmuseum Amsterdam. Dalam perjalanan ini, Ria terinspirasi untuk mengolaborasikan seni dan fashion. Hal tersebut dapat terlihat dari detil pattern beberapa pakaian yang menggambarkan potongan lukisan dengan teknik pembuatan busana yang beragam.

  

  




Tags

please login to comment.

RELATED ARTICLES

Franka Soeria Naikkan Level Modest Fashion Indonesia melalui #Markamarie

Franka Soeria Naikkan Level Modest Fashion Indonesia melalui #Markamarie

READ MORE
Semangat Mode dari Kota Lama Semarang

Semangat Mode dari Kota Lama Semarang

READ MORE