Koleksi Dian Pelangi 'Allurealist' di Panggung NYFW First Stage

Koleksi Dian Pelangi 'Allurealist' di Panggung NYFW First Stage

Dian Pelangi saat ini menjadi nama yang sedang sangat dibicarakan dan ditulis dimana-mana, dengan keikutsertaannya pada ajang New York Fashion Week panggung First Stage, bersama lima desainer Indonesia lainnya. Setelah karier fashionnya yang melejit sejak 8 tahun yang lalu dan mengikuti fashion show internasional di berbagai negara, akhirnya untuk pertama kali Dian berhasil memamerkan koleksinya di ajang resmi fashion week utama dunia, NYFW. 

Karyanya disambut sangat meriah, dengan ulasan yang sangat ramai dari media-media ternama di US dan lainnya, karena menampilkan busana muslim yang mencerminkan keberagaman Indonesia, serta terpenuhinya rasa penasaran publik Amerika terhadap karya Dian Pelangi yang akhirnya tampil di NYFW. 

Koleksinya yang berjumlah 12 set diberi tema 'Allurealist', yang terinspirasi sepenuhnya dari kehidupan kota New York yang dinamis, dengan populasi yang padat dan sangat aktif. Secara khusus, ia menyebutkan buku laris 'People of New York' karya fotografer Brandon Stanton yang mendokumentasikan keragaman dari 8.5 juta orang yang tinggal di kota tersebut yang telah mengilhaminya untuk membuat karya terbarunya ini. 

Keragaman tersebut diolah dan diinterpretasikan dalam motif dan warna-warni ekstensif yang melingkupi keseluruhan koleksinya. Warna dasar hitam, putih dan abu diterapkan sebagai warna-warna utama, dikombinasikan dengan unsur warna yang lekat dengan landmark kota New York, kuning dari yellow cab, hijaunya Central Park, dan merah dari lampu traffic light. 


Batik digunakan untuk menciptakan motif-motif yang lebih bergaya graffiti kontemporer, coretan-coretan artistik yang sedang in saat ini. Urban cutting, siluet yang longgar tetapi berstruktur dan dekonstruksi digunakan oleh Dian dengan kombinasi material tenun, songket, sutera dan material lain yang sangat lekat dengan Dian Pelangi. Kali ini, Dian juga bekerjasama dengan Grace Giverney, seorang seniman tekstil untuk menciptakan panel-panel berwarna yang ditempelkan pada beberapa set koleksinya. Meriah.

Dengan pengalaman yang sangat banyak tampil di panggung luar negeri, bahkan di New York (sebelumnya Dian Pelangi pernah tampil di NY Couture Fashion Week), dan koleksi yang mengagumkan, Dian tetap menyampaikan statement bahwa Ia ingin menunjukkan perempuan berhijab tidak tertindas, dan dengan berhijab wanita bisa tetap tampil stylish, menarik dan fashionable. Isn't the world already move on with that 'misconception'? Most people in the west already acknowledge it. Terlebih fashion people, mereka sudah bisa menghargai modest style as fashion, dan Dian Pelangi mungkin bisa menyampaikan bahwa koleksinya merupakan bukti bahwa fashion di Indonesia sudah sama bagus dan berkualitas, serta bisa bersaing dengan fashion di negara maju. 

Anyway, selamat untuk Dian Pelangi atas koleksinya yang luar biasa, membanggakan dan membawa nama Indonesia di New York Fashion Week! 



please login to comment.

RELATED ARTICLES

Karya Siap Pakai Mahasiswa UNESA yang Siap Masuk Pasar

Karya Siap Pakai Mahasiswa UNESA yang Siap Masuk Pasar

READ MORE
Koleksi Hari Raya dari Kami Idea

Koleksi Hari Raya dari Kami Idea

READ MORE