Gaya Muda Wastra dari Sekolah Mode di IN2MOTIONFEST 2025
By modest.id - Oct 22, 2025
Membangun ekosistem modest fashion Indonesia, menjadi hal yang terus-menerus harus dilakukan dalam kapasitas Indonesia sebagai ekosistem fashion muslim terbesar di dunia, seperti disampaikan oleh Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo dalam IN2MOTIONFEST 2025 ini.
Salah satunya dengan terus mengajak pencetak talent di bidang ini, yaitu perguruan tinggi dan sekolah-sekolah mode yang ada di Indonesia. Di hari pertama IN2MOTIONFEST 2025, ada sekolah-sekolah mode yang menunjukkan karyanya yaitu SMKN 3 Malang, SMKN 6 Padang, SMKN 4 Balikpapan, Zelmira SMK NU Banat Kudus, SMKN 8 Makassar, ISWI Fashion Academy, ST Desain Interstudi, Institut Kesenian Jakarta dan Islamic Fashion Institute.
Zelmira - Interstudi
Koleksi yang ditampilkan brand Zelmira milik SMK NU Banat Kudus, misalnya, bergaya Sporty Casual dengan warna hologram dan juga sulaman yang mencerminkan sebuah perubahan atau ketidakteraturan, dipadukan dengan kain wastra untuk tetap melestarikan salah satu kebudayaan Indonesia yang dikemas dengan gaya masa kini.
Dari Sekolah Tinggi Desain Interstudi, koleksi Equana menghadirkan reinterpretasi modern dari tradisi lokal Indonesia dengan sentuhan kemewahan kontemporer. Koleksi ini menjadi statement bahwa tradisi lokal bukanlah sesuatu yang kuno, melainkan simbol kemewahan baru (new luxury). Mengangkat nilai-nilai budaya yang dipoles menjadi gaya modern, setiap busana dalam koleksi ini memadukan elemen tradisional dengan estetika modern yang elegan dan berkelas.
Bermotif batik Kawung yang melambangkan kesempurnaan, keseimbangan, dan keadilan tetapi dibentuk dengan potongan desain yang non kontemporer, seperti atasan gelembung ini.
Shymakusuma menjadi judul koleksi dari Islamic Fashion Institute, yang berarti lambang bunga yang memiliki kekuatan. Makna tersebut selaras dengan filosofi Rumah Adat Ebei dan Batik Lasem. Koleksi ini menggabungkan classic elegant style dengan kain wastra batik lasem yang menggunakan konsep layering dengan detail embroidery techniques, flower appliquee yang diambil dari bunga pada batik lasem, pleats, techniques quilting, dan pintuck yang diambil dari rumah adat ebei. Dengan bahan denim yang mempunyai makna ketangguhan.
See also:
--
Kolaborasi Batik Berkelanjutan dari Tuty Adib --
Gaya Muda Wastra dari Sekolah Mode di IN2MOTIONFEST 2025 --
Jogja yang Mencari Posisi di antara Batik dan Fashion --
Dian Pelangi, Koleksi di Paris dan Menjadi 'Champion' dalam Modest Fashion --